Google Janji Segera Perbaiki Pixel 2 XL
Google mengumumkan akan segera menggulirkan perbaikan untuk permasalahan pada Pixel 2 XL.
Jakarta: Minggu lalu, sejumlah pemilik Google Pixel 2 XL mengeluh setelah menginstal update Pkeamanan Android OTA Juni. perangkat mereka membutuhkan waktu dua hingga tiga detik lebih lama untuk dapat aktif.

Kala itu, pegawai Google pada divisi Issue Tracker mengaku tengah melakukan investigasi terkait dengan permasalahan tersebut, mengindikasikan harapan bagi pengguna Pixel 2 XL yang mengalami permasalahan ini.

Pernyataan menyebut bahwa Google mengetahui permasalahan ini dan telah menyiapkan perbaikan, dan akan disebarluaskan dalam beberapa minggu mendatang.


Hingga perbaikan tersebut bergulir, Google mengindikasikan bahwa pemilik Pixel 2 XL untuk mengatur Ambient Display ke pengaturan Always On.

Update keamanan Android Juni yang dikeluhkan pemiliki Google Pixel 2 XL digulirkan Google pada tanggal 4 Juni lalu. Selain patch keamanan terbaru, update ini juga termasuk sejumlah fungsional yang memperbaiki sejumlah permasalahan seperti performa Bluetooth LE, pergantian antena di area dengan jaringan lemah.

Selain itu, permasalahan lain yang menerima perbaikan yaitu konektivitas Wi-Fi dengan access point Wi-Fi tertentu, dan konsistensi dari fitur layar Always-On di ponsel, serta sensor proximity. Sebelumnya, Google dilaporkan tertarik untuk mengembangkan aplikasi podcast baru karyanya sendiri.

Informasi tersebut didukung oleh sejumlah kode dan ikon aplikasi potensial untuk aplikasi Google Podcast tertentu yang ditemukan di bagian dalam versi terbaru dari aplikasi Google. Kode ini mengungkapkan potensi kehadiran aplikasi tersebut.

Sementara itu, Google telah merilis daftar peraturan untuk membantu mereka dalam mengembangkan kecerdasan buatan atau AI. Ini sesuai janji yang mereka buat setelah keterlibatan mereka dalam proyek drone pengawas dari Departemen Perlindungan Dalam Negeri Amerika Serikat menuai kontroversi. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.