Weibo Batal Hapus Konten LGBT
Ilustrasi.
Jakarta: Pada Jumat lalu, layanan serupa Twitter asal Tiongkok, Weibo memblokir semua konten terkait homoseksualitas. Namun, setelah mendapatkan protes selama akhir pekan dari para penggunanya, Weibo berhenti menghapus konten gay. 

Dalam sebuah post yang diunggah pada hari Senin, seperti yang dikutip dari WhatsonWeibo, Weibo berkata, "Kali ini, program bersih-bersih konten game dan anime tidak akan menargetkan konten gay. Sejatinya, program ini bertujuan untuk menghapuskan konten terkait pornografi, kekerasan dan adegan berdarah. Terima kasih atas diskusi dan saran Anda."

Dalam pengumuman pada hari Jumat, Weibo menyebutkan bahwa mereka akan mengadakan kampanye selama tiga bulan untuk menghapuskan semua konten berbau pornografi, kekerasan, dan homoseksual.


Weibo menyebutkan, alasan mereka adalah karena mereka harus mematuhi peraturan keamanan siber baru dari pemerintah Tiongkok yang lebih ketat, lapor The Verge

Masih belum jelas apakah keputusan Weibo untuk memblokir konten gay adalah keputusannya sendiri ataukah mereka hanya berusaha untuk mematuhi peraturan pemerintah. Platform serupa juga melakukan program bersih-bersih seperti Weibo.

Kali ini bukan pertama kalinya konten homoseksualitas diblokir di Tiongkok. Menariknya, protes online yang dilakukan oleh para pengguna tampaknya sukses memengaruhi keputusan Weibo. Para pengguna membagikan ratusan ribu unggahan untuk memprotes keputusan Weibo dengan tagar #SayaGay.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.