Teknologi yang Google Mungkin Tampilkan di Google I/O

Ellavie Ichlasa Amalia 08 Mei 2018 15:40 WIB
google
Teknologi yang Google Mungkin Tampilkan di Google I/O
CEO Google Sundar Pichai buka Google I/O tahun lalu. (Justin Sullivan/Getty Images/AFP)
Jakarta: Minggu ini, Google akan mengadakan konferensi Google I/O yang ditujukan untuk para developer. Dalam situs resminya, Google menyebutkan konferensi tahunan ini sebagai ajang untuk mengumpulkan developer dari seluruh dunia dan menunjukkan teknologi "generasi berikutnya". 

Apa saja yang akan Google perkenalkan dalam konferensi tahun ini? 

1. Android P
Sistem operasi mobile terbaru dari Google, Android P, kemungkinan akan jadi fokus utama dari Google I/O. Android P kemungkinan akan dinamai Peppermint Patty, Pudding atau Popsicle.


Google merilis versi preview developer pertama dari Android 9.0 pada bulan Maret lalu dan tampaknya mereka akan menjadikan konferensi untuk para developer ini sebagai ajang untuk memperkenalkan update besar-besaran untuk Android P. 

Mengingat sebagian besar fitur Oreo tidak kasat mata, kemungkinan, Google akan memberikan fitur-fitur baru yang terlihat nyata oleh penguna, lapor TechCrunch. Salah satu fitur baru itu adalah notifikasi baru dan pembaruan untuk mendukung desain dengan poni. 


Foto: Wikimedia Commons

Beberapa bulan belakangan, kata "Material Design 2" juga sering digunakan. Dikabarkan, Google akan melakukan perombakan terkait desain Android. Perusahaan asal Mountaint View itu juga dirumorkan akan menanamkan fitur navitasi berbasis gerakan serupa iPhone X. 

2. Google Assistant/Home
Selama beberapa tahun belakangan, Assistant memiliki peran penting dalam usaha Google untuk mengembangkan ekosistemnya. Kemungkinan, ke depan, Assistant masih akan memiliki peran besar.

Pengumuman yang Google buat dalam beberapa minggu belakangan menunjukkan rencana mereka untuk memperluas platform yang bisa diakses oleh Assistant, termasuk Android TV dan Wear OS. 

Dalam konferensi Google I/O, kemungkinan, Googleakan mengumumkan perangkat baru yang dilengkapi dengan Assistant, juga berbagai kerja sama dengan perusahaan teknologi lain. Google juga mungkin akan memperkenalkan versi baru Google Home. 

3. AR/VR/AI
Dalam Google, kecerdasan buatan (AI) mulai menjadi bahan pembicaraan hangat. AI dan Machine Learning (ML) merupakan teknologi di baliknya berbagai produk Google, seperti Translate, Lens dan Assitant. Engine pembelajaran mesin milik Google, TensorFlow tampaknya akan menjadi salah satu sorotan dalam Google I/O. 

Belum lama ini, Google juga telah memperkenalkan headset Daydream, menjadikan teknologi Virtual Reality (VR) sebagai salah satu teknologi yang kemungkinan besar akan dibahas dalam konferensi developer minggu ini.



Memang, Google kini lebih fokus dalam pengembangan Augmented Reality (AR) belakangan. AR menjadi salah satu fokus Google pada Pixel karena mereka juga berusaha untuk membedakan ARCore milik mereka dengan ARKit buatan Apple. 

4. Wear OS
Google telah mengungkap beberapa fitur Assitant untuk Watch OS. Mungkin, tujuan mereka adalah untuk membuat orang-orang kembali tertarik pada kategori produk yang kini tak lagi berkembang.

Secara keseluruhan, industri wearable menunjukkan tren penurunan. Dan Google tidak melakukan sesuatu untuk mengubah hal itu. Google harus bisa menawarkan fitur menarik yang bisa membuat masyarakat kembali tertarik dengan wearable



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.