Dokumentasi Google Street Map yang tidak sengaja merekam pasangan pria dan perempuan yang belakangan terungkap bukan pasutri yang melakukan perselingkuhan. (Google)
Dokumentasi Google Street Map yang tidak sengaja merekam pasangan pria dan perempuan yang belakangan terungkap bukan pasutri yang melakukan perselingkuhan. (Google)

Google Street Map tak Sengaja Ungkap Perselingkuhan Pasutri

Teknologi teknologi google
Cahyandaru Kuncorojati • 12 Agustus 2020 09:12
Jakarta: Seorang suami di Peru mengajukan gugatan cerai karena mengetahui istrinya menjalin hubungan dengan pria lain di tahun 2013. Hal ini dipicu bukti perselingkuhan istrinya yang tidak sengaja terekam oleh layanan Google Map.
 
Di fitur Google Street Map terekam sebuah foto yang memperlihatkan pasangan perempuan dan pria dalam pose romantis seperti sepasang kekasih di taman Puente de Los Suspiros de Barranco kota Lima, Peru. Padahal di foto tersebut wajah keduanya diburamkan atau blur oleh Google.
 
Belakangan suami dari perempuan tersebut menemukan foto ini karena viral di media sosial dan dia mengenali sosok serta pakaian tersebut sebagai istrinya. Sang istri yang tidak bisa lagi membantah akhirnya mengakui hal ini. Sayangnya, sang suami memilih mengajukan gugatan cerai, dikutip dari The New York Post.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Google Street Map merupakan fitur di dalam Google Map untuk melihat sebuah lokasi lebih detil. Sesuai kebijakan privasi di Google, wajah setiap orang serta nomor plat kendaraan akan diburamkan. Di sini Anda disajikan sudut pandang 360 derajat.
 
Proses perekaman Google Street Map biasanya dilakukan dengan menggunakan mobil atau berjalan kaki. Kendaraan atau petugas Google akan membawa alat berupa kamera 360 derajat yang berbentuk bulat. Pengguna Google Map nantinya bisa menelusuri sebuah lokasi secara virtual.
 
Fitur Google Street Map ini yang juga dimanfaatkan oleh Google untuk menyajian perjalanan wisata virtual di sebuah kota atau lokasi tertentu selama pandemi Covid-19. Konten ini juga bisa dinikmati dalam mode virtual reality.
 
Tahun perekaman foto ini bisa diketahui dari tahun hak cipta di sudut tampilan Google Street Map. Kemungkinan besar foto tadi sempat diabadikan oleh seorang netizen kemudian diunggah kembali ke media sosial. Google biasanya selalu memperbarui dokumentasi Google Map setiap tahun.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif