Keuntungan untuk Februari 2016 mencapai NTD4,2 miliar, atau sekitar USD129 juta, yang tergolong besar. Namun angka ini dinilai masih kalah besar dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh di bulan Februari tahun lalu, dengan penurunan sebesar 54 persen.
Selain itu, nilai keuntungan ini juga menurun 35 persen dibandingkan Januari 2016. Sementara itu, pada kuartal akhir 2015, HTC dilaporkan mengalami kerugian senilai USD101 juta.
Namun, saham HTC mengalami peningkatan sebesar 21 persen, dengan nilai terkini sebesar TWD99. Nilai ini disebut sebagai tertinggi yang diperoleh HTC sejak bulan Juni 2015.
Mengalami penurunan keuntungan di bidang smartphone, HTC mengaku tetap optimis terkait dengan perangkat virtual reality, Vive. Pada program pre-order yang dimulai beberapa hari lalu, HTC berhasil menjual sebanyak 15.000 unit pada 10 menit pertama, seperti yang dilansir oleh Android Authority.
HTC 10, smartphone unggulan terbarunya, disebut menjadi harapan HTC untuk dapat membantu meningkatkan keuntungan perusahaan asal Taiwan ini. Selain HTC 10, HTC juga disebut akan meluncurkan perangkat Vive VR terbaru pada Mei mendatang, dan telah ditawarkan melalui program pre-order awal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News