Salah satu portofolio terbaru Biwin di sektor komponen PC adalah Origin Code Vortex Quad-Rank DDR5. Berbeda dari arsitektur konvensional, memori ini mengimplementasikan konfigurasi empat rank DRAM yang berjalan melintasi dua sub-channel dalam satu modul fisik tunggal.
Pendekatan rancang bangun ini memungkinkan peningkatan kapasitas memori secara maksimal tanpa mengorbankan performa, sekaligus menjadi jawaban atas tuntutan komputasi modern. Untuk menjamin kestabilan operasional saat bekerja di bawah beban penuh, lini Vortex telah dilengkapi dengan sistem pendinginan aktif berdesain top-flow yang unik.

Dalam demonstrasi langsung di lantai pameran, Biwin memadukan memori tersebut dengan prosesor AMD Ryzen 9 9950X3D di atas papan induk ASUS ROG Crosshair X870E Dark Hero. Konfigurasi ini sukses berjalan stabil pada profil EXPO-ULL (Ultra-Low Latency) dengan kecepatan DDR5-6200 CL28, sebuah pencapaian yang memangkas waktu tunda transmisi data secara masif pada platform AMD.
Biwin juga meluncurkan Black Opal OC Lab Gold Edition DW100 RGB DDR5. Seri monster ini hadir dalam dua opsi kit yang sangat mengesankan: kapasitas masif 192 GB (48 GB x 4) pada kecepatan DDR5-6000 CL28 yang dioptimalkan untuk pengolahan LLM (Large Language Model) lokal, serta kit dual-channel 128 GB (64 GB x 2) ultra-cepat yang mampu menembus kecepatan DDR5-8400 CL42.
Di sektor penyimpanan data, Biwin mempertegas dominasinya dengan memamerkan Black Opal X570 PRO PCIe Gen5 SSD. Menggunakan cip pengontrol hemat daya berarsitektur fabrikasi 6nm, SSD flagship ini mengemas performa baca sekuensial hingga 14.000 MB/s dan tulis hingga 13.000 MB/s, dengan performa menyentuh angka 2.000K IOPS.

Didukung oleh DRAM cache sebesar 8GB, media penyimpanan internal ini ditargetkan langsung bagi para profesional penyunting video beresolusi 8K yang membutuhkan konsistensi transfer data tanpa gejala penurunan performa akibat panas (thermal throttling).
Bagi segmen laptop tipis dan perangkat komputasi ringkas, ada M560 PCIe Gen5 SSD. Memanfaatkan desain tanpa DRAM (DRAMless) untuk efisiensi daya, SSD ini tetap mampu menyajikan performa tinggi di kisaran 11-12GB/s.
Sementara itu, guna merespons pertumbuhan pesat pasar konsol gaming genggam (handheld), Biwin meluncurkan BL130 Single-Chip SSD. Memanfaatkan antarmuka PCIe Gen 5 x2 dalam satu cip terintegrasi, komponen ringkas ini menawarkan kecepatan baca hingga 3,7 GB/s dengan kapasitas maksimal hingga 2TB, menjadikannya solusi ideal untuk peningkatan kapasitas perangkat seperti Asus ROG Ally maupun Lenovo Legion Go generasi terbaru.
Lini Amber hadir sebagai jawaban bagi para pembuat konten profesional yang menuntut mobilitas tinggi tanpa mengorbankan kecepatan. Di lini terdepan, terdapat SSD eksternal Amber PX4000 yang menawarkan kapasitas luar biasa hingga 8 TB dengan kecepatan transfer menembus 3.900 MB/s. Perangkat ini dirancang dengan bodi tangguh berlapis silikon yang memiliki sertifikasi IP67 (tahan air dan debu) serta ketahanan jatuh dari ketinggian hingga 3 meter.
Untuk kebutuhan sinematografi profesional, Biwin memperkenalkan Amber CB500 CFexpress 4.0 Type B. Kartu ini menjadi media penyimpanan CFexpress Type B pertama di dunia yang berhasil meraih sertifikasi ketat VPG800, menjamin kecepatan tulis minimum yang konsisten di angka 800 MB/s untuk perekaman video RAW beresolusi hingga 12K tanpa interupsi. Kartu ini mampu menyentuh performa puncak hingga 3.750 MB/s Read dan 3.500 MB/s Write.
Terakhir, untuk melengkapi ekosistem portabel tersebut, diperkenalkan pula Amber ME300 microSD Express Card yang berbasis arsitektur PCIe NVMe. Kartu mikro ini mendobrak batasan limitasi teknologi UHS-I tradisional dengan menawarkan kecepatan baca hingga 900 MB/s dan tulis hingga 800 MB/s, yang didampingi oleh alat pembaca khusus RE310 Reader.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News