Ilustrasi: Strava
Ilustrasi: Strava

Strava Tambah Pengalaman Latihan Kekuatan, Apa Aja yang Baru?

Mohamad Mamduh • 25 Mei 2026 15:46
Ringkasnya gini..
  • Fokus utama Strava kali ini adalah memfasilitasi kebutuhan pengguna akan kesehatan jangka panjang.
  • Fitur ini didukung oleh Log Latihan baru yang memungkinkan pencatatan set, repetisi, dan beban secara dinamis.
  • Strava juga meluncurkan lima format baru untuk membagikan pencapaian.
Jakarta: Strava mengumumkan perombakan besar-besaran pada fitur latihan kekuatan mereka untuk mendukung lebih dari 195 juta pengguna di seluruh dunia.
 
Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap data internal perusahaan yang menunjukkan bahwa latihan kekuatan merupakan salah satu jenis olahraga dengan pertumbuhan tercepat, dengan lebih dari 500 juta unggahan aktivitas sepanjang tahun 2025.
 
Pembaruan komprehensif ini bertujuan untuk memberikan atlet kemampuan merencanakan, melacak, dan membagikan progres angkat beban dengan tingkat akurasi yang setara dengan aktivitas lari atau bersepeda.

Fokus utama Strava kali ini adalah memfasilitasi kebutuhan pengguna akan kesehatan jangka panjang, kebugaran menyeluruh, serta pencegahan cedera melalui integrasi teknologi yang lebih dalam.
 
Salah satu pilar utama dari peluncuran ini adalah kolaborasi dengan 14 mitra ekosistem kebugaran ternama, termasuk Garmin, Whoop, Amazfit, dan Hevy. Melalui integrasi ini, data dari berbagai perangkat dan aplikasi kebugaran dapat mengalir secara otomatis ke dalam Strava, menghilangkan proses pencatatan manual yang selama ini dianggap sebagai hambatan bagi para atlet.
 
Selain integrasi perangkat keras, Strava memperkenalkan fitur "Peta Otot" (Muscle Maps) yang terisi secara otomatis. Setiap kali pengguna mencatat latihan, platform akan memvisualisasikan kelompok otot mana saja yang telah dilatih.
 
Fitur ini didukung oleh Log Latihan baru yang memungkinkan pencatatan set, repetisi, dan beban secara dinamis, memudahkan atlet untuk meninjau kembali performa mereka dari waktu ke waktu.
 
Strava juga meluncurkan lima format baru untuk membagikan pencapaian. Inovasi ini dirancang agar aktivitas di dalam gym atau rumah mendapatkan bentuk pengakuan sosial yang sama dinamisnya dengan aktivitas luar ruangan yang selama ini menjadi ciri khas Strava.
 
"Pembaruan ini menghadirkan kedalaman, motivasi, dan kemudahan berbagi yang sama seperti yang dikenal dari Strava ke berbagai aktivitas latihan kekuatan," ujar Matt Salazar, Chief Product Officer Strava. Hal senada diungkapkan oleh Guillem Ros, CEO Hevy, yang menyatakan kebanggaannya bermitra dengan Strava untuk membantu atlet menghubungkan kekuatan, daya tahan, dan pemulihan dalam satu gambaran besar yang jelas.
 
Pengalaman baru ini dijadwalkan akan diluncurkan secara global kepada seluruh pengguna dalam beberapa pekan ke depan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA