Mengutip GSM Arena, Galaxy Z Fold Wide akan mengusung perubahan signifikan pada desain, terutama dengan pendekatan layar lebih lebar dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Perangkat ini disebut mengusung rasio aspek layar utama 4:3, mendekati format tablet, berbeda dari desain tinggi dan sempit khas lini Fold sebelumnya.
Dari sisi dimensi, Galaxy Z Fold Wide dikabarkan memiliki ketebalan hanya 4,3 mm saat dibuka dan 9,8 mm saat dilipat. Angka ini menjadikannya lebih tipis dibandingkan dengan Huawei Pura X Max, dengan ketebalan sekitar 5,2 mm saat terbuka dan 11,2 mm saat tertutup.
Selain itu, perangkat Samsung juga disebut lebih ramping dalam kondisi terlipat, dengan lebar sekitar 82,2 mm, dibandingkan dengan perangkat Huawei berketebalan 85mm. Namun, dalam kondisi terbuka, Huawei Pura X Max tetap lebih lebar secara keseluruhan, menunjukkan pendekatan desain berbeda antara kedua produsen.
Perbedaan juga terlihat pada rasio layar. Galaxy Z Fold Wide mengusung rasio layar dalam 4:3 dan layar luar 4,7:3, sementara Huawei Pura X Max menggunakan rasio yang sedikit lebih lebar, yaitu sekitar 4,24:3 untuk layar utama.
Pendekatan Samsung dinilai lebih mendekati pengalaman tablet konvensional, sedangkan Huawei menawarkan tampilan lebih luas untuk konsumsi konten. Bocoran ini juga mengindikasikan perubahan strategi Samsung dalam pasar foldable.
Jika sebelumnya Samsung mempertahankan desain lebih sempit, kini mereka mulai beralih ke format wide foldable untuk bersaing dengan inovasi yang lebih dulu diperkenalkan oleh Huawei. Kendati demikian, seluruh informasi ini masih bersifat tidak resmi dan belum dikonfirmasi langsung oleh Samsung.
Galaxy Z Fold Wide diperkirakan akan diperkenalkan bersama lini foldable terbaru Samsung pada pertengahan tahun 2026. Secara keseluruhan, jika bocoran ini akurat, Galaxy Z Fold Wide berpotensi menjadi salah satu foldable paling tipis di kelasnya, sekaligus membawa perubahan besar dalam arah desain perangkat lipat Samsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News