Xiaomi Smart Band 11 resmi hadir dengan layar AMOLED 2.000 nits, bodi lebih tipis, fitur kesehatan berbasis AI, dan baterai hingga 21 hari.
Xiaomi Smart Band 11 resmi hadir dengan layar AMOLED 2.000 nits, bodi lebih tipis, fitur kesehatan berbasis AI, dan baterai hingga 21 hari.

Xiaomi Smart Band 11 Resmi Meluncur dengan Layar 2.000 Nits

Lufthi Anggraeni • 07 September 2026 12:08
Ringkasnya gini..
  • Xiaomi Smart Band 11 membawa layar AMOLED 1,72 inci dengan kecerahan hingga 2.000 nits dan bezel 2 mm.
  • Bodinya lebih tipis dengan ketebalan 9,99 mm dan bobot 15,58 gram, serta baterai hingga 21 hari.
  • Smart Band 11 menjalankan HyperOS 4 dan menghadirkan pemantauan tidur berbasis HRV serta analisis AI.
Jakarta: Xiaomi resmi memperkenalkan Xiaomi Smart Band 11, generasi terbaru smartband Xiaomi yang mengusung sejumlah peningkatan pada layar, desain, pemantauan kesehatan, dan software. Perangkat ini mempertahankan bentuk khas seri Smart Band, tetapi hadir dengan bodi lebih tipis dan layar lebih terang dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Mengutip GSM Arena, Xiaomi Smart Band 11 saat ini diperkenalkan untuk pasar Tiongkok. Perangkat tersebut tersedia dalam beberapa varian, termasuk model standar, versi dengan NFC, serta pilihan material logam dan keramik. 

Perangkat ini dipasarkan di Tiongkok dengan harga dari CNY289 (Rp759.177) untuk versi standar, CNY339 (Rp890.523) untuk varian NFC, dan CNY399 (Rp1,04 juta) untuk varian dengan material premium.

Layar AMOLED 2.000 Nits dan Desain Lebih Tipis

Salah satu peningkatan utama Xiaomi Smart Band 11 terdapat pada sektor layar. Smartband ini menggunakan panel AMOLED berukuran 1,72 inci dengan tingkat kecerahan puncak hingga 2.000 nits. Angka tersebut meningkat dari 1.500 nits pada Smart Band 10. Xiaomi juga memangkas bezel layar menjadi sekitar 2 mm.

Peningkatan kecerahan tersebut terutama ditujukan untuk membuat tampilan lebih mudah dibaca ketika perangkat digunakan di luar ruangan. Dengan tingkat kecerahan lebih tinggi, informasi seperti notifikasi maupun data aktivitas olahraga diharapkan tetap terlihat ketika pengguna berada di bawah kondisi pencahayaan terang.

Dari sisi fisik, Smart Band 11 memiliki ketebalan 9,99 mm, lebih tipis dibandingkan dengan Smart Band 10 berketebalan 10,95 mm. Bobot model dengan bodi logam tercatat sekitar 15,58 gram tanpa strap, turun dari 15,95 gram pada generasi sebelumnya.

Xiaomi juga menawarkan pilihan material dan warna yang lebih beragam. Selain versi dengan bodi logam, tersedia Ceramic Edition. Untuk model logam, pilihan warna baru mencakup pink dan hijau, sedangkan versi keramik tersedia dalam pilihan ungu. 

Pengguna juga dapat memilih sejumlah aksesori strap dengan material berbeda. Smart Band 11 tetap memiliki sertifikasi 5ATM, sehingga perangkat dirancang untuk menghadapi paparan air dalam penggunaan tertentu, termasuk aktivitas berenang.

xiaomi-unveil-smart-band-11-2

Pemantauan Kesehatan Ditingkatkan dengan AI

Selain perubahan desain, Xiaomi memberikan perhatian pada kemampuan pemantauan kesehatan Smart Band 11. Perangkat ini mendukung pemantauan detak jantung, kadar oksigen dalam darah (SpO₂), tingkat stres, serta kesehatan wanita. Untuk aktivitas olahraga, Xiaomi menyediakan lebih dari 150 mode olahraga.

Salah satu pembaruan yang cukup menonjol adalah kemampuan pemantauan tidur. Smart Band 11 mengusung pemantauan Heart Rate Variability (HRV) saat tidur, yang kemudian dipadukan dengan analisis berbasis kecerdasan buatan. 

Sistem tersebut dirancang untuk memberikan interpretasi mengenai kualitas tidur serta rekomendasi kepada pengguna. Fitur ini menjadi salah satu pembeda utama dibandingkan dengan generasi sebelumnya. 

Smart Band 10 sudah menawarkan berbagai fitur pemantauan tidur, tetapi Smart Band 11 menambahkan HRV dan analisis berbasis AI untuk memberikan informasi lebih mendalam mengenai pola tidur pengguna.

Kendati membawa berbagai fitur pemantauan kesehatan, data yang dihasilkan perangkat tetap ditujukan sebagai informasi untuk pengguna dan bukan pengganti perangkat medis atau diagnosis profesional.

HyperOS 4 dan Baterai hingga 21 Hari

Dari sisi software, Xiaomi Smart Band 11 menjalankan Xiaomi HyperOS 4. Sistem tersebut membawa peningkatan pada pengalaman antarmuka sekaligus memungkinkan smartband terhubung dengan perangkat Android maupun iOS. 

Xiaomi juga memberikan peningkatan kompatibilitas dengan perangkat Apple, termasuk untuk sinkronisasi notifikasi dan sejumlah fitur lainnya. Fungsi dasar seperti menampilkan notifikasi dari smartphone, mengontrol musik, serta menyesuaikan tampilan perangkat juga tetap tersedia. 

Untuk pengguna yang memilih varian NFC, fitur tersebut dapat digunakan untuk fungsi yang didukung pada pasar terkait. Namun, ketersediaan dan fungsi NFC dapat berbeda berdasarkan wilayah. Dalam hal daya tahan, Xiaomi mengklaim Smart Band 11 mampu digunakan hingga 21 hari dalam sekali pengisian daya. 

Klaim tersebut mempertahankan salah satu karakteristik utama lini Smart Band yang mengutamakan masa pakai baterai panjang. Untuk pasar Tiongkok, Xiaomi dilaporkan menawarkan Smart Band 11 dengan harga mulai CNY289 (Rp759.178), atau sekitar USD43 (Rp758.124). 

Sementara itu, versi NFC dibanderol CNY339  (Rp890.523), sementara varian Ceramic dan All-Metal berada di kisaran CNY399 (Rp1,04 juta). Harga tersebut merupakan harga pasar Tiongkok dan belum dapat dijadikan patokan untuk harga resmi di Indonesia.

Dengan layar lebih terang, bodi lebih tipis, fitur pemantauan kesehatan yang diperluas, analisis tidur berbasis AI, serta HyperOS 4, Xiaomi Smart Band 11 menjadi pembaruan yang berfokus pada penyempurnaan pengalaman pengguna ketimbang perubahan desain secara menyeluruh. 

Perangkat ini mempertahankan sejumlah karakteristik utama pendahulunya, termasuk layar 1,72 inci, ketahanan air 5ATM, lebih dari 150 mode olahraga, dan daya tahan baterai hingga 21 hari.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA