Samsung akan Hadirkan Galaxy Watch di IFA 2018

Lufthi Anggraeni 13 Juli 2018 08:25 WIB
samsung
Samsung akan Hadirkan Galaxy Watch di IFA 2018
Samsung Galaxy Watch dilaporkan akan diluncurkan pada ajang tahunan IFA pada tahun 2018 ini.
Jakarta: Penerus Samsung Gear S3, dikabarkan tidak akan mengusung nama Gear S4 dan akan disebut sebagai Galaxy Watch, akan diluncurkan Samsung pada gelaran ajang tahunan IFA pada tahun ini, di akhir Agustus atau awal September.

Samsung Galaxy Watch terbaru ini dilaporkan akan menawarkan integrasi lebih baik dengan smartphone lini Galaxy karya Samsung. Hal ini disebut Samsung sebagai alasannya mengubah penamaan pada perangkat ini.

Sebagai informasi, Samsung mendaftarkan perangkat ini pada Korean Intellectual Property Office pada bulan lalu sebagai Galaxy Watch. Hal ini mengindikasikan bahwa Samsung berencana untuk memensiunkan merek Gear.


Menariknya, Samsung telah menggunakan sistem operasi Tizen untuk smartwatch Gear sebelumnya, dan perusahaan teknologi ini diprediksi akan terus melanjutkannya pada Galaxy Watch terbaru tersebut.

Platform Tizen memungkinkan Samsung untuk berinovasi dengan berbagai hal seperti bezel berkemampuan putar, dan sejumlah fitur baru yang diperkirakan tidak mungkin dihadirkannya pada platform Android Wear atau Wear OS.

Sebelumnya, Samsung melaporkan bahwa pendapatan operasional mereka naik menjadi KRW14,8 triliun (Rp190 triliun) untuk kuartal yang berakhir pada bulan Juni.

Meski mengalami kenaikan, angka ini lebih rendah dari perkiraan para analis, yang mencapai KRW15,3 triliun (Rp197 triliun).

Sementara itu, kunjungan resmi Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di India dilaporkan turut mengusung agenda peresmian pabrik smartphone Samsung yang diklaim sebagai yang terbesar di dunia, dan berbasis di Noida, Uttar Pradesh.

Pabrik ini berdiri di atas lahan seluas 35 akre atau sekitar 141 ribu meter persegi, dan bertujuan meningkatkan produksi smartphone secara keseluruhan di India sebanyak 50 persen.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.