Instagram Perangi Perundungan Pakai Kecerdasan Buatan

Ellavie Ichlasa Amalia 10 Oktober 2018 13:08 WIB
media sosialinstagram
Instagram Perangi Perundungan Pakai Kecerdasan Buatan
Instagram ingin kurangi perundungan.
Jakarta: Instagram melawan bullying atau perundungan di media sosialnya.

Pada hari Selasa, Instagram mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan alat pembelajaran mesin yang dapat mendeteksi perundungan dalam foto dan caption

Jika alat tersebut menganggap sebuah foto tidak baik atau kejam, ia akan mengirimkan foto tersebut pada tim operasi komunitas Instagram untuk ditinjau lebih lanjut, menurut laporan CNET


Alat tersebut juga bisa mendeteksi perundungan pada caption dan komentar dari sebuah foto. Misalnya ketika muncul komentar jahat yang menyerang seseorang karena tampilan mereka.

Selain itu, alat ini juga bisa membandingkan dan menilai gambar dan caption untuk mengetahui adanya perundungan. Contohnya, ketika sebuah foto membandingkan dua orang dan menjelekkan salah satunya. 

Instagram juga membawa filter komentar ini ke siaran video langsung. Filter ini akan bisa mendeteksi dan memblokir kata-kata kasar ketika pengguna sedang melakukan siaran langsung.

Instagram meluncurkan filter komentar kasar ini pada bulan Mei untuk komentar pada foto dan video. Sekarang, mereka memperluas jangkauan filter tersebut ke video langsung. 

Facebook dan Twitter tampaknya tengah sibuk untuk mengatasi masalah perundungan pada platform mereka. Twitter menghapuskan gambar jahat dari platform mereka pada Oktober tahun lalu. 

Sementara pada awal bulan ini, Facebook menambahkan alat yang memungkinkan pengguna untuk menutup atau menghapus beberapa komentar secara langsung dan membiarkan pengguna melaporkan bullying yang terjadi pada teman atau keluarga mereka. 



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.