WhatsApp Perbaiki Celah Video Call

Ellavie Ichlasa Amalia 11 Oktober 2018 17:07 WIB
whatsapp
WhatsApp Perbaiki Celah Video Call
WhatsApp telah memperbaiki bug yang ada.
Jakarta: Pada hari Rabu, WhatsApp mengatakan bahwa mereka telah memperbaiki bug baru yang ada pada aplikasi miliknya. Bug itu memungkinkan hacker mengambil alih aplikasi pengguna ketika pengguna menjawab video call.

WhatsApp mengumumkan hal ini setelah ZDNet dan The Register melaporkan tentang kelemahan tersebut.Bug itu memengaruhi aplikasi WhatsApp di smartphone berbasis Android dan iOS.

Bug tersebut ditemukan pada Agustus dan diperbaiki oleh Facebook, perusahaan induk WhatsApp, pada awal Oktober. 


Nataliae Silvanovich, peneliti keamanan di Google Project Zero menemukan bug ini pada akhir Agustus. Dia menyebutkan bug tersebut sebagai "bug pengorupsi memori pada implementasi konferensi video non-WebRTC pada WhatsApp."

Hanya WhatsApp untuk Android dan iOS yang terpengaruh oleh bug ini karena hanya versi dari kedua sistem operasi mobile itu yang menggunakan RTP (Real-time Transport Protocol) untuk fitur konferensi video. Versi web dari WhatsApp tidak terpengaruh karena ia menggunakan WebRTC. 

"Kami secara rutin berhubungan dengan para peneliti keamanan dari seluruh dunia untuk memasstikan WhatsApp tetap aman dan bisa diandalkan," kata Ann Yeh, juru bicara WhatsApp. "Kami segera memperbaiki dari masalah ini pada versi terbaru dari WhatsApp."

WhatsApp digunakan oleh lebih dari 1,2 miliar orang di seluruh dunia. Aplikasi itu merupakan alat komunikasi yang penting bagi banyak orang di berbagai negara. 

"Ini adalah masalah besar," kata Travis Ormandy, peneliti di Google Project Zero, yang menemukan bug tersebut. "Hanya dengan menjawab panggilan dari sang penyerang bisa membahayakan pengguna WhatsApp."



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.