Google Perlahan Hentikan Voice Unlock di Android

Lufthi Anggraeni 29 Oktober 2018 12:20 WIB
google
Google Perlahan Hentikan Voice Unlock di Android
Google perlahan menghilangkan fitur Unlock with Voice Match di perangkat Android.
Jakarta: Menurut penelusuran APK yang dilakukan oleh 9to5Google, opsi untuk membuka kunci dengan Voice Match di Android perlahan mulai dihilangkan oleh Google.

Indikasi pertama yang diungkap situs ini adalah pada opsi Voice Match ini kini tidak lagi tersedia di dua perangkat Google Pixel 3. Aplikasi Google versi 8.39 untuk Android menampilkan kalimat yang mengungkapkan perubahan mendatang tersebut.

Kalimat menyebut bahwa fitur Unlock with Voice Match telah digantikan dengan cara yang lebih aman untuk memperoleh hasil personal saat perangkat dikunci.


Kalimat ini juga menyebut bahwa pengguna dapat mengubah cara tersebut pada pengaturan Assistant mereka.

Fitur yang telah tersedia di perangkat Android selama beberapa waktu ini memungkinkan Google mempelajari rekam suara dan berbicara dengan Google Assistant tanpa perlu membuka kunci perangkat.

Unlock with Voice Match merupakan fitur yang memungkinkan pengguna memerintahkan Google Assistant untuk melakukan sesuatu seperti mengakses Google Maps tanpa membuka kunci layar perangkat. Saat mengaktifkan fitur ini, Google mengingatkan bahwa Unlock with Voice Match kurang aman.

Sebab menurut Google, fitur ini dapat dikelabuhi via suara serupa ataupun suara yang telah direkam. Pada Pixel 3, opsi ini digantikan oleh hasil pencarian personal pada Lock Screen, yang akan menggantikan fitur Unlock with Voice Match di masa mendatang.

Setelah terotentikasi, Google Assistant tidak lagi akan membiarkan Voice Match membuka kunci perangkat, namun menyertakan hasil pencarian dari Gmail, kalendar dan kontak via antarmuka. Tindakan selanjutnya akan mengharuskan pengguna membuka kunci perangkat.

9to5Google juga menyebut bahwa perubahan ini tidak berdampak pada aplikasi Google versi 8.39 hingga versi terbaru atau perubahan dari sisi server tersedia.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.