Opera merilis VPN gratis untuk peramban karyanya versi Android.
Opera merilis VPN gratis untuk peramban karyanya versi Android.

Versi Beta Opera Android Punya VPN Gratis

Teknologi opera software
Lufthi Anggraeni • 08 Februari 2019 09:24
Jakarta: Privasi pengguna menjadi topik populer di tengah masyarakat, khususnya pelaku industri teknologi. Dengan penyebaran informasi lebih luas terkait kemampuan melacak data penyedia layanan internet (ISP), Virtual Private Network (VPN) juga semakin dikenal luas masyarakat untuk melindungi data.
 
Opera telah menawarkan VPN gratis untuk peramban versi desktop miliknya selama beberapa tahun terakhir. Kini, Opera juga menghadirkan VPN gratis untuk versi beta dari peramban Opera untuk Android.
 
Penawaran Opera ini menjadi opsi menarik untuk pengguna yang mencari VPN karena ditawarkan secara gratis, tanpa batas, dan no-log yang berarti Opera tidak menghimpun data dari kebiasaan penelusuran pengguna di peramban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


VPN dapat diaktifkan dengan mudah melalui menu pengaturan Opera Android versi beta, dan menawarkan opsi yang memungkinkan pengguna mengatur seolah-olah trafik Anda berasal dari Eropa, Amerika, atau Asia.
 
Selain itu, tersedia juga opsi yang memungkinkan mesin pencarian untuk mengacuhkan VPN agar memberikan hasil yang spesifik berdasarkan lokasi pengguna. Secara keseluruhan, penawaran ini dinilai sebagai ide yang menarik.
 
Namun, penawaran ini juga memiliki kekurangan yang cukup signifikan, karena hanya dapat melindungi data trafik di dalam peramban Opera. Pengguna masih harus membayarkan sejumlah biaya untuk memperoleh layanan VPN yang layak pada perlindungan level sistem operasi.
 
Perlindungan level sistem operasi tersebut akan melindungi data trafik pada seluruh aplikasi di ponsel, via enkripsi.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi