Alasan Samsung Galaxy A9 Punya Empat Kamera Belakang

Lufthi Anggraeni 21 November 2018 18:47 WIB
samsung
Alasan Samsung Galaxy A9 Punya Empat Kamera Belakang
Samsung menyebut pencarian terhadap inovasi menjadi alasannya menghadirkan empat kamera di Galaxy A9.
Jakarta: Menyusul peluncurannya di Malaysia pada pertengahan bulan Oktober lalu, Samsung resmi merilis Galaxy A9 di Indonesia. Ponsel ini mengusung keunikan tersendiri, tidak hanya di internal Samsung, juga menjadi perangkat pertama di dunia dengan bekal empat kamera belakang.

Tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan konsumen dalam hal kamera, akibat aktivitas fotografi di smartphone yang telah lekat dalam kehidupan sehari-hari konsumen, Samsung turut menyebutkan alasan lain yang mendorongnya menghadirkan empat kamera tersebut.

“Kami lihat dari kebutuhan, dan kami mencoba mencari inovasi baru. Tapi inovasi baru ini tidak melulu harus dihadirkan di ponsel premium saja. Kami coba hadirkan pada perangkat di kelas selain premium, salah satunya di Seri A ini,” ujar Head of IM Product Marketing Samsung Electronics Indonesia Denny Galant.


Selain itu, Samsung juga menyebut bahwa perusahaannya memposisikan perangkat pada seri A sebagai jembatan menuju ponsel flagship atau ponsel unggulan Samsung, yaitu pada Seri S.

Karenanya, Samsung mengaku mencoba menghadirkan fitur serupa seri S di perangkat seri A, namun dengan penawaran harga lebih terjangkau.

Fitur perangkat unggulan tersebut, lanjut Denny, salah satunya pada fitur keamanan seperti pengenalan wajah dan pemindai sidik jari, serta kemampuan AI. Tidak hanya menyoal inovasi teknologi, Samsung turut mengklaim bahwa perangkat terbarunya tersebut juga unggul dalam hal desain.

Keunggulan tersebut diklaim Samsung diwakili termasuk oleh dimensi bodi yang ramping dan balutan bahan kaca.

Turut mengunggulkan kemampuan kamera menghasilkan foto berefek bokeh, Samsung optimistis hasil gambar Galaxy A9 tidak mampu disaingi oleh kamera dengan dukungan software serupa.

Menurutnya, kehadiran empat lensa yang mendukung kamera belakang Galaxy A9 tidak hanya mampu menyuguhkan hasil terbaik, juga pengalaman penggunaan lebih baik jika dibandingkan dengan kamera dengan bekal software untuk efek bokeh tersebut.

Sebagai informasi, lensa yang didedikasikan Samsung untuk depth atau kedalaman pada gambar mengusung resolusi 5MP dan bukaan atau aperture f/2.2. Lensa ini juga diklaim Samsung berbekal kemampuan pengaturan fokus obyek secara manual.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.