Hotel di Jepang tidak lagi menggunakan pegawai robotnya karena tidak mampu menampilkan performa baik.
Hotel di Jepang tidak lagi menggunakan pegawai robotnya karena tidak mampu menampilkan performa baik.

Hotel di Jepang Pecat Separuh Pegawai Robot

Teknologi teknologi
Lufthi Anggraeni • 16 Januari 2019 15:37
Jakarta: Hotel di Jepang bernama Henn-na “Strange” dilaporkan berhenti menggunakan 243 pegawai robot, setelah robot tersebut menciptakan lebih banyak masalah ketimbang kemampuan menyelesaikannya.
 
Salah satu robot yang tidak lagi digunakan termasuk asisten berbentuk boneka di masing-masing kamar hotel bernama Churi. Asisten ini harus mengaku kalah dari Siri, Google Assistant dan Alexa, karena tidak dapat menjawab pertanyaan terkait dengan waktu operasional bisnis lokal.
 
Hal ini bertolak belakang dengan tugas utama Churi sebagai pusat informasi dan menggantikan pegawai manusia, serta membantu menyelesaikan masalah yang dialami hotel terkait kekurangan pegawai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Robot lain yang tidak lagi digunakan hotel Henn-na “Strange” termasuk robot velociraptor yang ditempatkan di meja check-in, untuk membantu pegawai manusia yang melakukan fotokopi paspor tamu secara manual.
 
Robot lainnya yaitu pembawa tas dan koper, karena hanya dapat menjangkau sekitar 24 dari 100 kamar di hotel tersebut, dan tidak dapat berfungsi dalam kondisi hujan dan bersalju. Robot ini juga seringkali tersangkut saat mencoba melalui satu sama lain ketika berpapasan.
 
Hotel Henn-na “Strange” juga tidak lagi menggunakan robot concierge utama, sebab tidak mampu menjawab pertanyaan terkait jadwal penerbangan dan lokasi wisata terdekat. Seluruhnya kemudian digantikan oleh pegawai manusia.
 
Sejumlah robot yang tidak lagi digunakan ini telah lama tidak menjalani servis, sehingga tidak didukung kemampuan terkini. Hotel kemudian memutuskan bahwa akan lebih mudah untuk tidak lagi menggunakan robot akibat peningkatan biaya operasional signifikan.
 
Insiden ini turut mendukung sejumlah pendapat bahwa robot tidak akan mendisrupsi pekerjaan manusia secara keseluruhan. Pegawai manusia tetap dibutuhkan, terutama pekerjaan yang melibatkan pertanyaan yang lebih rumit.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif