?Huawei Technologies meluncurkan produk, diklaim sebagai hardware komunikasi 5G pertama di dunia untuk industri otomotif.
?Huawei Technologies meluncurkan produk, diklaim sebagai hardware komunikasi 5G pertama di dunia untuk industri otomotif.

Huawei Klaim Hardware 5G Pertama untuk Industri Otomotif

Teknologi huawei
Lufthi Anggraeni • 23 April 2019 09:13
Jakarta: Huawei Technologies meluncurkan produk yang disebutnya sebagai hardware komunikasi 5G pertama di dunia untuk industri otomotif. Peluncuran ini menandai ambisinya untuk menjadi pemasok utama di sektor teknologi nirsopir.
 
Dalam pernyataan yang dikutip VentureBeat, modul bernama MH5000 ini disebut Huawei berbasis chip Balong 5000 5G yang diluncurkannya pada bulan Januari lalu.
 
Modul ini diluncurkan pada ajang Shanghai Autoshow, yang dimulai pada pekan lalu dan masih diselenggarakan hingga hari Kamis mendatang. Modul ini disebut Huawei merupakan produk komunikasi penting untuk transportasi mobil cerdas di masa mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Modul mobil 5G ini juga disebut Huawei akan mempromosikan industri otomotif dalam persiapannya menyambut era 5G. Huawei turut menyebut modul ini akan membantu rencananya untuk mulai mengomersialisasikan mobil terhubung di kota-kota di Tiongkok seperti Shanghai, Shenzhen, dan Wuxi.
 
Huawei juga mengklaim telah menandatangani kesepakatan dengan sejumlah produsen mobil termasuk FAW, Dongfeng dan Changan. Sebelumnya, Huawei mengumumkan telah mendistribusikan sebanyak 59 juta unit smartphone selama selama Q1 2019.
 
Huawei juga mengumumkan perusahaannya mengalami pertumbuhan pada tahun ini, mengklaim pendapatannya pada kuartal pertama tahun 2019 bertumbuh sebanyak 39 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
 
Sementara itu, Huawei memperkirakan, bisnis perangkat telekomunikasinya akan tumbuh sebesar lebih dari 10 persen pada tahun ini. Mereka memperkirakan, permintaan akan peralatan telekomunikasi mereka akan meningkat di semua wilayah, kecuali Amerika Serikat.
 
David Wang, Executive Director di dewan Huawei mengatakan bahwa perusahaan mengalami pertumbuhan yang sehat di Tiongkok, Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika. Perkiraan kenaikan pendapatan Huawei ini muncul di tengah-tengah usaha pemerintah AS untuk mendorong negara sekutu berhenti menggunakan perangkat Huawei pada jaringan 5G mereka.
 
Sebagai informasi, 5G adalah jaringan penerus 4G. Diperkirakan, 5G akan bisa mentransfer data dengan lebih cepat dan latensi yang lebih rendah. Jaringan ini dianggap sebagai kunci dari penggunaan teknologi mobil otonom, pembedahan dari jarak jauh, kecerdasan buatan, dan juga Augmented Reality.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif