Ilustrasi: Red Hat
Ilustrasi: Red Hat

Melihat Peran Open Source di Sektor Telekomunikasi

Teknologi telekomunikasi red hat
Lufthi Anggraeni • 24 September 2021 10:57
Jakarta: Industri telekomunikasi terbiasa dengan enterprise open source. 95 persen responden yang Red Hat survei menyetujuinya. Enterprise open-source juga berada di titik balik dengan munculnya komputasi edge, kecerdasan buatan dan machine learning (AI/ML), serta 5G yang diimplementasikan dengan cepat.
 
Menurut laporan "The State of Enterprise Open Source" dari Red Hat awal tahun ini, open source akan terus berperan penting untuk masa depan telekomunikasi.
 
Berdasarkan data dari 13 negara, laporan ini menunjukkan gambaran bagaimana, di mana dan mengapa pemimpin IT di dunia serta berbagai sektor lainnya menggunakan enterprise open source. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam industri, enterprise open source digunakan untuk pengembangan aplikasi (66 persen), modernisasi infrastruktur IT (63 persen) dan transformasi digital (59 persen). Ketika penyedia layanan memodernisasi infrastruktur mereka untuk menyediakan konektivitas dari inti hingga ke edge, mereka membutuhkan jalur aman untuk meningkatkan efisiensi.
 
Para pemimpin IT perusahaan telekomunikasi menyebut ‘keamanan yang lebih baik’ dan ‘kemampuan memanfaatkan teknologi open source dengan aman’ sebagai pertimbangan utama dalam memilih enterprise open source. Sebanyak 74 persen menyebutkan enterprise open source sebagai bagian utama dalam strategi keamanan organisasi mereka.
 
Banyak responden memperkirakan penggunaan enterprise open source untuk teknologi baru meningkat dalam dua tahun ke depan, dengan dua pertiga pemimpin IT menyebutkan AI/ML (artificial learning/machine learning) sebagai bidang pertumbuhan utama, baru kemudian komputasi edge/ Internet of Things (IoT).
 
Dunia industri saat ini sedang beralih ke containers dan memanfaatkan RAN virtual dalam proses merevolusi radio access networks (RAN). Dalam survei, 94 persen responden mengatakan Kubernetes penting dalam strategi aplikasi cloud native mereka.
 
Mayoritas pemimpin perusahaan telekomunikasi juga menunjukkan bahwa mereka lebih suka menggunakan beberapa vendor cloud.
 
Fleksibilitas bukan satu-satunya faktor penting bagi pemimpin perusahaan telekomunikasi, namun juga open source. Sebanyak 85 persen responden mengaku cenderung memilih vendor yang berkontribusi pada komunitas open source.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif