Peretas dilaporkan berhasil meretas kamera keamanan Nest dan menyebarkan peringatan palsu.
Peretas dilaporkan berhasil meretas kamera keamanan Nest dan menyebarkan peringatan palsu.

Hacker Bobol Kamera Nest untuk Isu Korut

Teknologi cyber security
Lufthi Anggraeni • 23 Januari 2019 16:37
Jakarta: Peretas dilaporkan berhasil meretas kamera keamanan bermerek Nest di rumah keluarga Lyons di Orinda, California dan memanfaatkannya untuk menyebarkan peringatan palsu terkait dengan serangan nuklir dari Korea Utara.
 
Menurut keluarga tersebut, mereka mendengar suara keras serupa pekikan statis sebelum peringatan siaran darurat disampaikan oleh kamera keamanan Nest. Suara ini diikuti oleh pesan mengklaim tiga misil balistik antar benua (ICBM) telah diluncurkan dari Korea Utara.
 
Tiga misil balistik ini disebut mengarah ke area Los Angeles, Chicago, dan Ohio. Peringatan ini juga mengklaim bahwa Amerika Serikat melakukan perlawanan dan akan menghancurkan Pyongyang, ibukota Korea Utara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, peringatan tersebut mengimbau masyarakat di kota terdampak untuk melakukan evakuasi dalam kurun waktu tiga jam. Dalam kondisi panik, Laura Lyons menyebut mencoba mencari konfirmasi terkait dengan informasi ini via berita di televisi dan saluran berita lainnya.
 
Sementara itu, anak laki-laki Lyons mencoba menghubungi nomor telepon darurat 911 dan layanan pelanggan Nest untuk mengonfirmasi informasi ini, namun mendapati bahwa hal ini disebabkan oleh peretasan pihak ketiga pada kamera keamanan di rumah mereka.
 
Perwakilan Nest membantah bahwa perusahaan telah mengalami pembobolan. Peretasan tersebut diklaim pihak Nest merupakan serangan bertarget yang terjadi pada keluarga Lyons, akibat menggunakan kembali password lama yang tersedia secara online.
 
Pihak Nest mengungkap baru-baru ini menerima sejumlah laporan terkait kasus peretasan akibat password yang bocor ke internet. Karenanya, Nest menyarankan pengguna perangkatnya untuk memanfaatkan fitur verifikasi dua langkah untuk menghindari insiden serupa.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif