Penunjukan ini menarik perhatian karena Shah bukan berasal dari jajaran internal WhatsApp, melainkan seorang pengusaha teknologi yang sukses membangun sejumlah startup di India.
CEO Meta Mark Zuckerberg menilai Kunal Shah sebagai sosok yang tepat untuk memimpin WhatsApp pada fase pertumbuhan berikutnya. Pengalaman panjangnya dalam membangun perusahaan teknologi dinilai menjadi modal penting untuk mengembangkan aplikasi pesan yang kini digunakan lebih dari tiga miliar orang di seluruh dunia.
Latar Belakang Kunal Shah
Kunal Shah lahir di Ahmedabad dan tumbuh besar di Mumbai, India. Berbeda dengan banyak pemimpin perusahaan teknologi yang memiliki latar belakang teknik atau ilmu komputer, Shah menempuh pendidikan filsafat di Wilson College, Mumbai.
Ia sempat melanjutkan pendidikan Master of Business Administration (MBA), tetapi memilih keluar sebelum lulus untuk fokus membangun bisnis. Keputusan tersebut menjadi titik awal perjalanan kariernya di dunia startup.
Mendirikan FreeCharge
Nama Kunal Shah mulai dikenal luas pada 2010 ketika mendirikan FreeCharge, platform pembayaran digital yang memungkinkan pengguna melakukan pengisian pulsa dan berbagai transaksi secara praktis.
Di tengah pertumbuhan pesat penggunaan smartphone di India, FreeCharge berkembang menjadi salah satu layanan digital populer di negara tersebut. Kesuksesan itu membuat perusahaan e-commerce Snapdeal mengakuisisi FreeCharge pada 2015 dengan nilai sekitar USD400 juta.
Akuisisi tersebut menjadi salah satu transaksi startup terbesar di India pada saat itu dan semakin mengukuhkan reputasi Shah sebagai pengusaha teknologi.
Membangun CRED
Setelah keluar dari FreeCharge, Shah aktif berinvestasi dan membimbing berbagai perusahaan rintisan. Namun, pada 2018 ia kembali mendirikan perusahaan baru bernama CRED.
Awalnya, CRED hadir sebagai platform yang memberikan penghargaan kepada pengguna yang disiplin membayar tagihan kartu kredit. Seiring waktu, layanan tersebut berkembang menjadi perusahaan teknologi finansial yang menyediakan berbagai layanan, mulai dari pinjaman, investasi, hingga asuransi.
Di bawah kepemimpinan Shah, CRED tumbuh menjadi salah satu perusahaan fintech terbesar di India dengan jutaan pengguna aktif.
Jadi Bos Baru WhatsApp
Meta menilai rekam jejak Shah dalam membangun dan mengembangkan perusahaan teknologi menjadi alasan utama penunjukannya sebagai bos baru WhatsApp.
Zuckerberg menyebut Shah berhasil membangun CRED menjadi salah satu perusahaan teknologi terpenting di India. Menurutnya, Shah memiliki mentalitas builder dan perspektif global yang dibutuhkan untuk memimpin aplikasi pesan terbesar di dunia.
"Kunal membangun CRED menjadi salah satu perusahaan teknologi terpenting di India. Dia memiliki mentalitas builder dan perspektif global yang akan sangat berguna untuk memimpin aplikasi pesan terbesar di dunia," tulis Zuckerberg melalui akun Facebook resminya.
Bersamaan dengan penunjukan Shah sebagai bos baru WhatsApp, Meta juga mengumumkan investasi baru ke CRED. Perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp tersebut menyuntikkan dana sebesar USD900 juta atau sekitar Rp16,1 triliun ke perusahaan fintech yang didirikan Shah itu.
Investasi tersebut menjadi salah satu sinyal kuat kepercayaan Meta terhadap visi bisnis dan kepemimpinan Shah. CRED sendiri saat ini menjadi salah satu perusahaan teknologi finansial terkemuka di India.
Dengan pengalaman membangun perusahaan dari nol hingga menjadi bisnis bernilai miliaran dolar, Shah kini menghadapi tantangan baru untuk mempertahankan dominasi WhatsApp sekaligus mengembangkan berbagai layanan dan fitur baru di bawah naungan Meta.
(Sheva Asyraful Fali)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda