Mengutip Android Central, Samsung Galaxy Z Flip8 tetap mendukung pengisian daya kabel 25W, sama seperti yang digunakan Samsung pada beberapa generasi Galaxy Z Flip sebelumnya. Informasi tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi bahwa Samsung akan membawa teknologi pengisian daya lebih cepat ke lini ponsel lipat bergaya flip miliknya.
Sebaliknya, perusahaan tampaknya memilih mempertahankan spesifikasi yang sudah digunakan selama beberapa tahun terakhir. Keputusan Samsung mempertahankan pengisian daya 25W berpotensi menjadi salah satu aspek yang menuai kritik dari konsumen.
Saat ini, sejumlah produsen smartphone, khususnya dari Tiongkok, telah menawarkan teknologi pengisian daya jauh lebih cepat pada perangkat lipat maupun smartphone premium mereka. Beberapa model pesaing bahkan telah menghadirkan pengisian daya 45W, 67W, hingga 80W yang memungkinkan baterai terisi dalam waktu jauh lebih singkat dibandingkan dengan teknologi 25W pada perangkat Samsung saat ini.
Kondisi ini membuat Galaxy Z Flip8 terlihat cukup konservatif dalam aspek pengisian daya. Kendati demikian, Samsung selama ini dikenal lebih berhati-hati dalam mengembangkan teknologi pengisian daya cepat.
Samsung cenderung memprioritaskan stabilitas, efisiensi termal, serta kesehatan baterai jangka panjang dibandingkan dengan mengejar angka watt tinggi. Strategi tersebut juga terlihat pada beberapa lini Galaxy lainnya yang mengalami peningkatan kecepatan pengisian daya secara bertahap.
Selain tidak mendapatkan peningkatan pengisian daya, Galaxy Z Flip8 juga dirumorkan akan mempertahankan kapasitas baterai yang hampir identik dengan pendahulunya. Bocoran sebelumnya menunjukkan perangkat ini berpeluang tetap mengusung kapasitas sekitar 4.300 mAh, atau setidaknya tidak mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan Galaxy Z Flip7.
Laporan yang beredar menyebut Samsung masih menggunakan konfigurasi baterai ganda yang lazim ditemukan pada perangkat lipat. Total kapasitas nominal yang terungkap dalam dokumen sertifikasi bahkan menunjukkan angka yang sangat dekat dengan generasi sebelumnya, sehingga ekspektasi peningkatan daya tahan baterai tampaknya cukup terbatas.
Bagi sebagian pengguna, keputusan ini mungkin terasa mengecewakan bagi penggemar Samsung karena lini Galaxy Z Flip sebelumnya sempat mengalami peningkatan kapasitas baterai secara bertahap dari generasi ke generasi. Namun pada Galaxy Z Flip8, tren tersebut diyakini pengamat tidak berlanjut.
Walaupun sektor baterai dan pengisian daya relatif stagnan, Galaxy Z Flip8 diperkirakan tetap membawa sejumlah pembaruan pada aspek lain. Berbagai rumor menyebut perangkat ini akan hadir dengan chipset generasi terbaru, desain lebih tipis dan ringan, serta integrasi fitur kecerdasan buatan lebih mendalam.
Samsung juga diyakini akan terus mengembangkan kualitas layar lipat, performa kamera, dan optimalisasi perangkat lunak sebagai nilai jual utama. Pendekatan ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam beberapa tahun terakhir yang lebih menitikberatkan inovasi pada pengalaman pengguna dibandingkan dengan peningkatan spesifikasi tertentu secara agresif.
Samsung Galaxy Z Flip8 diperkirakan akan diperkenalkan dalam acara Galaxy Unpacked pada pertengahan tahun 2026. Hingga saat ini Samsung belum memberikan konfirmasi resmi mengenai spesifikasi lengkap perangkat tersebut.
Namun berbagai dokumen sertifikasi dan laporan industri yang muncul belakangan mengindikasikan bahwa sektor pengisian daya bukanlah area yang menjadi fokus peningkatan pada generasi kali ini.
Jika informasi tersebut terbukti akurat, Galaxy Z Flip8 akan hadir sebagai penyempurnaan bertahap dibanding pendahulunya. Bagi pengguna yang mengharapkan teknologi pengisian daya lebih cepat, perangkat ini mungkin belum menjadi lompatan besar.
Namun bagi penggemar seri Galaxy Z Flip, kombinasi desain premium, layar lipat modern, dan fitur AI terbaru tetap berpotensi menjadi daya tarik utama saat perangkat resmi diluncurkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News