Huawei sebut akan menyelenggarakan acara pada 23 Februari sebelum GSMA membatalkan MWC 2020.
Huawei sebut akan menyelenggarakan acara pada 23 Februari sebelum GSMA membatalkan MWC 2020.

Huawei Konfirmasi Gelaran Acara Tanggal 23 Februari

Teknologi teknologi huawei
Lufthi Anggraeni • 13 Februari 2020 09:37
Jakarta: Huawei mengonfirmasi rencananya untuk menyelenggarakan acara di Barcelona, Spanyol. Raksasa teknologi ini akan menggelar acara tersebut pada tanggal 23 Februari mendatang, dan dikabarkan akan mengumumkan delapan perangkat.
 
Namun, keputusan Huawei ini dilaporkan GSM Arena masih dapat berubah, mengingat konfirmasi dari perusahaan asal Tiongkok ini disampaikan beberapa jam sebelum GSMA mengumumkan pembatalan gelaran Mobile World Congress (MWC) 2020.
 
Apabila acara tersebut tetap terselenggara, Huawei akan memperkenalkan rangkaian perangkat terbarunya, terdiri dari laptop, tablet, ponsel lipat, earphone True Wireless (TWS), smartwatch, TV, headset VR, dan produk terkait dengan mobil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Acara ini menjadi medium Huawei untuk memamerkan perangkat yang dinantikan konsumen dunia, yaitu perangkat berlayar lipat, dirumorkan akan mengusung nama Mate Xs. Perangkat versi update dari Mate X ini diperkirakan akan hadir dengan desain visual serupa pendahulunya,
 
Perangkat ini akan didukung chipset generasi terbaru karya Huawei yaitu Kirin 990 5G. Selain itu, Huawei Mate Xs ini juga muncul dalam daftar sertifikasi, menampilkan informasi bahwa perangkat ini didukung teknologi pengisian daya via kabel berdaya 65W.
 
Rumor lain yang beredar menyebut bahwa Huawei Mate Xs akan ditawarkan dengan harga lebih terjangkau jika dibandingkan dengan Mate X. Sebagai alternatif, Huawei diperkirakan hanya mengumumkan Mate X untuk pasar internasional.
 
Sebelumnya, dalam rangka menyambut perayaan Hari Valentine, Huawei mengumumkan edisi Red baru dari FreeBuds 3. Warna ini akan dipasarkan bersamaan dengan model berwarna putih dan hitam yang telah tersedia di pasar.
 
Daya tarik FreeBuds edisi RED ini terletak di lapisan ganda cat pada perangkat yang menggunakan teknik pelapisan UV lebih canggih. Sebagai informasi, Huawei memasarkan FreeBuds 3 dengan harga sebesar USD179 (Rp2,4 juta).
 
Sementara itu, usaha Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump untuk mengusir bisnis telekomunikasi Huawei di berbagai belahan dunia terus berlanjut. Terbaru, Huawei dituduh bisa mengakses celah keamanan yang ada di jaringan telekomunikasi.
 
Juru bicara dari pemerintah Amerika Serikat melaporkan hal ini kepada Wall Street Journal. Huawei dilaporkan bisa menggunakan backdoor atau akses pintu belakang di sebuah jaringan yang seharusnya hanya digunakan untuk pihak penegak hukum.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif