Ilustrasi.
Ilustrasi.

Setelah Huawei, Hikvision Juga Kena Sorot Pemerintahan AS?

Teknologi teknologi
Ellavie Ichlasa Amalia • 23 Mei 2019 16:16
Jakarta:Pemerintahan Amerika Serikat mempertimbangkan pelarangan ekspor untuk Hikvision, salah satu perusahaan produk pengawasan terbesar, menurut laporan New York Times, yang mengutip narasumber yang enggan disebutkan namanya.
 
Departemen Perdagangan AS mungkin akan meminta perusahaan AS mendapatkan izin pemerintah sebelum menjual komponen ke Hikvision, yang akan membatasi kemampuan perusahaan itu ke teknologi penting yang digunakan dalam produknya, lapor ZDNet.
 
Hikvision adalah perusahaan kamera pengawas terbesar sejak 2011 sampai 2017, menguasai 38 persen pangsa pasar pada 2017, menurut laporan dari IHS Market yang dipublikasikan pada Juli 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Larangan ekspor pada Hikvision mungkin sama seperti larangan ekspor yang dikenakan pada Huawei, yang masuk ke dalam Daftar Entitas Keamanan pemerintah AS.
 
Perusahaan asing yang masuk ke dalam daftar itu diminta untuk mendapatkan izin dari pemerintah AS sebelum mereka menjalin bisnis dengan perusahaan AS.
 
Setelah Huawei, pemerintah AS telah mengeluarkan peringatan bahwa drone buatan Tiongkok mungkin mengirimkan data penerbangan ke manufaktur mereka di Tiongkok.
 
DJI, perusahaan drone komersil terbesar dunia yang menguasai lebih dari 50 persen pangsa pasar, diduga sebagai target dari peringatan itu.
 
Sebagai jawaban atas laporan New York Times, Hikvision mengeluarkan pernyataan resmi di Baidu, mengatakan bahwa mereka berharap mereka akan diperlakukan dengan adil mengingat mereka tidak pernah melanggar peraturan.
 
"Perusahaan telah mengambil inisiatif untuk mempekerjakan profesional AS dalam melakukan tinjauan profesional tentang bisnis perusahaan, dan para profesional akan menjawab kekhawatiran pemegang saham di luar Tiongkok setelah mendapatkan bukti yang cukup," kata Hikvsion, yang nilai sahamnya turun setelah kabar itu beredar.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif