Melalui akun X resmi komunitas, @Community_Gears, pada Minggu, 12 Oktober 2026, The Coalition menjelaskan bahwa serangan tersebut membanjiri server dengan lonjakan lalu lintas data secara masif. Dampaknya, para pemain mengalami berbagai kendala teknis, mulai dari gagal masuk (login) hingga terputus dari permainan (disconnect).
Langkah Mitigasi dan Respons Komunitas
Pihak pengembang memastikan proses perbaikan serta pemantauan intensif terus dilakukan untuk meminimalkan dampak serangan. Meski gangguan utama telah teratasi, performa server diakui belum sepenuhnya kembali normal.
Respons dari komunitas pemain pun beragam. Sebagian pengguna menyampaikan dukungan atas langkah cepat tim teknis, sementara sebagian lainnya menyatakan keputusasaan karena masih mendapati gangguan saat mencoba terhubung ke dalam permainan.
Dominasi Xbox Game Pass ketimbang Penjualan Eceran
Di luar kendala server, performa komersial Gears of War: E-Day menunjukkan tren menarik. Laporan estimasi dari Alinea Analytics mencatat penjualan fisik maupun digital eceran game ini mencapai sekitar 230 ribu kopi.
Namun, angka tersebut kalah jauh dibandingkan jumlah pemain yang mengaksesnya melalui layanan langganan Xbox Game Pass, yang diperkirakan mencapai 1,7 juta orang. Data ini mengindikasikan bahwa mayoritas basis pemain lebih memilih memanfaatkan akses berlangganan ketimbang membeli game dengan harga penuh.
Strategi Jangka Panjang dan Peta Jalan DLC
The Coalition bersama Microsoft optimistis Gears of War: E-Day memiliki daya pikat jangka panjang. Keyakinan ini didukung oleh pengumuman peta jalan (roadmap) konten tambahan (Downloadable Content/DLC) yang mencakup lima musim ke depan.
Selain pembaruan konten secara berkala, pengembang juga menyiapkan rangkaian acara khusus untuk merayakan ulang tahun ke-20 waralaba Gears of War dalam beberapa bulan mendatang.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)