Salah satu tambahan paling menarik dalam sistem pertarungan kali ini adalah kehadiran perisai yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan, tetapi juga dapat dilempar layaknya senjata ofensif. Bahkan, perisai ini bisa memotong demon menjadi dua atau membuat mereka terhuyung berkat lemparan yang presisi.
Namun, bukan hanya itu. Perisai yang digunakan oleh Doom Slayer kini menjadi pusat dari sistem baru bernama Shield Rune, yaitu kemampuan khusus yang aktif setelah pemain berhasil melakukan parry terhadap serangan musuh. Dengan sistem ini, pertarungan menjadi jauh lebih dinamis karena setiap Shield Rune menawarkan efek berbeda di medan tempur.
Terdapat empat Shield Rune yang dapat ditemukan dan digunakan sepanjang kampanye, dan masing-masing punya kekuatan, kelemahan, serta peran strategis tersendiri. Berikut ini adalah ulasan mendalam dan peringkat lengkap Shield Rune di Doom: The Dark Ages, mulai dari yang paling biasa saja hingga yang benar-benar mengubah jalannya pertarungan.
4. Holy Swarm – Efek Visual Menarik Tapi Fungsionalitas Terbatas
Shield Rune ini akan mengaktifkan hujan belati biru yang menyambar musuh di sekitar setelah pemain melakukan parry. Secara visual, Holy Swarm memang terlihat keren dengan efek cahaya biru yang menghujani iblis-iblis neraka. Namun sayangnya, kemampuan ini hanya sebatas menghasilkan damage tanpa dampak tambahan yang signifikan terhadap dinamika pertarungan.Bahkan setelah di-upgrade, kemampuan Holy Swarm hanya akan menambahkan jumlah belati dan meningkatkan kekuatannya tidak ada elemen utilitas atau efek samping seperti stun, burn, atau debuff. Oleh karena itu, meskipun tidak bisa dibilang buruk, Holy Swarm menjadi pilihan yang kalah menarik dibanding Shield Rune lainnya yang memiliki efek lanjutan lebih strategis.
3. Auto Turret – Kombinasi Gaya dan Efisiensi
Awalnya, Auto Turret terlihat mirip dengan Holy Swarm karena sama-sama mengandalkan serangan otomatis setelah parry. Namun, setelah upgrade kedua dibuka, Shield Rune ini menunjukkan potensi sejatinya: setiap musuh yang terkena tembakan turret akan menjatuhkan item penyembuh. Ini menjadikan Auto Turret bukan hanya alat serang, tapi juga sumber pemulihan instan di tengah kekacauan.Desainnya pun terasa seperti penghormatan kepada film Predator, menambahkan sentuhan nostalgia dan keren ke dalam mekanisme yang praktis. Jika kamu tipe pemain yang ingin tetap agresif tanpa kehilangan banyak HP, Auto Turret bisa jadi opsi yang sangat berguna.
2. Ground Fissure – Membelah Tanah dan Membakar Musuh
Ground Fissure adalah Shield Rune pertama yang diperoleh pemain dalam game, namun jangan remehkan kemampuannya. Begitu parry dilakukan, retakan besar muncul di tanah dan membuat musuh terpeleset, bahkan musuh besar sekalipun. Efek crowd control ini memberikan momen krusial untuk menyusun ulang strategi atau melakukan eksekusi cepat.Upgrade-nya pun luar biasa: area efek menjadi lebih luas dan musuh yang terkena retakan akan terbakar. Setiap peluru yang diarahkan ke mereka akan menghasilkan armor drop, menciptakan loop bertahan hidup yang sangat efisien. Ground Fissure membuktikan bahwa kemampuan awal pun bisa tetap relevan hingga akhir game.
1. Heaven Splitter – Gabungan Damage Maksimum dan Efek Status Brutal
Dijuluki sebagai Shield Rune terbaik di Doom: The Dark Ages, Heaven Splitter benar-benar menyuguhkan perpaduan sempurna antara kekuatan serangan dan efek utilitas. Kemampuan dasarnya adalah memanggil petir dari langit setelah parry, yang akan melumpuhkan musuh di sekitarnya memberikan celah untuk serangan lanjutan.Tapi yang membuat Heaven Splitter begitu menonjol adalah rangkaian upgrade-nya. Stun menjadi lebih lama, area efek makin luas, dan puncaknya: semua musuh yang terkena akan mendapat efek Shock, yang berarti semua damage ke mereka akan meningkat. Dan ketika mereka mati, mereka akan meledak, merusak musuh di sekitarnya lagi. Kombinasi efek ini menciptakan potensi chain reaction brutal di tengah kerumunan demon.
Menariknya, Heaven Splitter juga adalah Shield Rune terakhir yang diberikan kepada pemain, seolah pengembang tahu betul bahwa ini adalah kemampuan pamungkas dalam sistem Shield Rune.
Inovasi Perisai yang Bukan Sekadar Alat Bertahan
Sistem Shield Rune dalam Doom: The Dark Ages menghadirkan pendekatan baru dalam sistem pertarungan Doom. Tak lagi hanya mengandalkan senjata api atau serangan tangan kosong, pemain kini ditantang untuk memaksimalkan momen parry demi memicu efek lanjutan yang bisa mengubah arah pertempuran.Dengan variasi yang ditawarkan, pemilihan Shield Rune harus disesuaikan dengan gaya bermain dan strategi masing-masing pemain. Apakah kamu ingin fokus pada damage murni, dukungan pemulihan, kontrol medan tempur, atau ledakan bertubi-tubi?
(Valesca Saputra)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News