EVOS Esports Wakili Asia Tenggara ke ESL One 2018

Cahyandaru Kuncorojati 17 Oktober 2018 19:02 WIB
gamesesport
EVOS Esports Wakili Asia Tenggara ke ESL One 2018
Piala ESL One.
Jakarta: Tim esport Tanah Air EVOS Esports menjadi wakil Indonesia dan Asia Tenggara untuk berlaga di kompetisi internasional ESL One Hamburg 2018. Kabar itu datang dari tim EVOS Esports divisi game DOTA 2.

Hal ini sudah dikonfirmasi oleh Manajer Tim EVOS Esports Aldean Tegar saat dihubungi Medcom.id. Aldean menjelaskan bahwa tim EVOS Esports terpilih sebagai wakil dari Asia Tenggara di ESL 2018 Hamburg, Jerman, dan akan berangkat pada 20 Oktober 2018.

Menariknya, kesempatan ini datang tiba-tiba kepada tim EVOS Esports. Padahal, mereka tidak membawa pulang tiket sebagai pemenang babak kualifikasi Asia Tenggara ESL 2018.


"Ceritanya kita lolos mengalahkan 64 tim se-Asia Tenggara saat itu, hingga babak final kami bertemu dengan tim TNC Predator asal Filipina. Di final kami kalah dengan skor 0-3 dan akhirnya menjadi juara kedua," tutur Aldean.

TNC Predator menyatakan mundur dari rangkaian ESL 2018 karena memilih untuk bertanding mewakili Filipina di laga World Electronic Cyber Games (WESG) yang jadwalnya berbarengan dengan ESL 2018. Oleh sebab itu, EVOS Esports sebagai juara kedua dipilih untuk menggantikan posisinya di ESL 2018.

"Saat ini kita sedang melakukan persiapan yang lebih baik, ya latihan yang lebih fokus lagi. Sebelum berangkat nanti kitapun masih akan disibukkan proses pembuatan visa dan juga ada liga online yang masih harus kita lakukan," jelas Aldean.

Dalam laga ESL 2018, Aldean mengakui EVOS Esports sudah memiliki satu tim lawan yang disegani yakni Virtus.Pro yang disebut sebagai role model atau idola EVOS Esports sekaligus lawan terberat. Keduanya diketahui masuk dalam satu grup di ESL 2018.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.