The Blood of Dawnwalker.
The Blood of Dawnwalker.

Detail Baru Game Dark Fantasy The Blood of Dawnwalker

Mohamad Mamduh • 18 Juni 2026 10:05
Ringkasnya gini..
  • Coen harus berjuang menyelamatkan keluarganya dari cengkeraman Brencis, penguasa vampir yang kejam di wilayah Vale Sangora.
  • Meski visual ini memicu rasa penasaran, Konrad Tomaszkiewicz, Game Director dan Co-Founder Rebel Wolves, dengan cepat memberikan klarifikasi.
  • Rencananya, masa depan dari Dawnwalker Saga akan membawa pemain melintasi berbagai benua, era, dan budaya yang berbeda di seluruh dunia.
Jakarta: Ajang Summer Game Fest 2026 menjadi panggung bagi pengembang Rebel Wolves dan penerbit Bandai Namco Entertainment untuk memamerkan proyek berikutnya, The Blood of Dawnwalker. Game Action-RPG open world bertema dark fantasy ini akan meluncur pada 3 September 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam.
 
Dalam presentasinya, tim pengembang merilis trailer gameplay yang menampilkan dunia kelam abad ke-14 di wilayah Pegunungan Carpathian. Pemain akan berperan sebagai Coen, seorang Dawnwalker—sosok unik yang menjadi manusia saat siang hari dan berubah menjadi vampir di malam hari.
 
Coen harus berjuang menyelamatkan keluarganya dari cengkeraman Brencis, penguasa vampir yang kejam di wilayah Vale Sangora. Setiap keputusan yang diambil pemain akan membentuk jalan cerita dan pengalaman bermain yang mendalam.

Selain trailer gameplay, Rebel Wolves mengejutkan publik dengan CGI teaser yang memberikan gambaran masa depan dari Dawnwalker Saga. Dalam cuplikan tersebut, Coen terlihat berada di latar modern abad ke-21.
 
Meski visual ini memicu rasa penasaran, Konrad Tomaszkiewicz, Game Director dan Co-Founder Rebel Wolves, dengan cepat memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa The Blood of Dawnwalker adalah cerita yang berdiri sendiri (standalone).
 
“Setiap judul dalam seri ini akan memiliki kisahnya sendiri tanpa cliffhanger naratif atau elemen perjalanan waktu yang membingungkan. Kami ingin memastikan The Blood of Dawnwalker memberikan pengalaman yang utuh dan definitif,” jelas Konrad.
 
Rencananya, masa depan dari Dawnwalker Saga akan membawa pemain melintasi berbagai benua, era, dan budaya yang berbeda di seluruh dunia. Jakub SzamaƂek, Narrative Director di Rebel Wolves, menambahkan bahwa meskipun konflik antara Coen dan Brencis akan menemui kesimpulannya di game pertama ini, pemain yang teliti akan menemukan banyak remah-remah petunjuk yang menghubungkan plot besar yang membentang di seluruh saga tersebut.
 
Dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5, The Blood of Dawnwalker menjadi proyek debut yang sangat dinantikan dari studio yang berisikan para veteran industri game ini.
 

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA