Selain penghentian server, layanan dukungan pengguna serta forum komunitas online Final Fantasy XIV Mobile juga dijadwalkan menyusul tutup pada 15 Oktober mendatang.
Game versi seluler ini pertama kali diumumkan pada 2024 setelah maraknya rumor di kalangan gamer, sebelum akhirnya meluncur secara resmi pada Juni 2025. Mengadaptasi alur cerita A Realm Reborn, versi seluler ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman MMORPG ikonik tersebut ke perangkat mobile.
Alasan Penutupan dan Pemutusan Kerja Sama
Melansir Game Rant, keputusan penutupan ini diambil oleh Square Enix akibat perubahan dinamika lingkungan pasar. Kondisi tersebut mendorong perusahaan asal Jepang ini untuk mengakhiri perjanjian kerja sama dengan mitra pengembangnya, Tencent.Meski beredar spekulasi bahwa penutupan dipicu oleh angka pendapatan yang tidak memenuhi target, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak pengembang mengenai rumor tersebut.
Ekspansi ke Nintendo Switch 2 dan Masa Depan Waralaba
Di sisi lain, redupnya versi seluler tidak menghentikan langkah Square Enix untuk memperluas jangkauan Final Fantasy XIV. Game ini dipastikan akan hadir untuk konsol Nintendo Switch 2, memberikan fleksibilitas bagi pemain agar dapat menikmati game tanpa terikat pada PC atau konsol rumahan.Versi Nintendo Switch 2 dikonfirmasi akan mengandalkan koneksi LAN atau Wi-Fi untuk menyajikan pengalaman permainan secara utuh. Hal ini berbeda dari versi seluler yang membutuhkan waktu bertahun-tahun hanya untuk mengejar ketertinggalan konten dari versi utamanya.
Masa depan waralaba MMORPG besutan Square Enix sendiri masih tergolong solid. Final Fantasy XI terbukti masih bertahan hingga 24 tahun sejak peluncuran pertamanya. Sementara itu, Final Fantasy XIV versi utama saat ini sedang bersiap menyambut ekspansi konten berikutnya.
Kendati sempat mengalami masa-masa sulit di awal perilisannya, kebangkitan Final Fantasy XIV kini dicatat sebagai salah satu momen pemulihan (comeback) terbesar dalam sejarah industri game.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)