Elements Destiny
Elements Destiny

Elements Destiny Umumkan Jadwal Rilis, Siap Hadir Akhir 2026

Mohamad Mamduh • 24 Juli 2026 19:09
Ringkasnya gini..
  • Elements Destiny dipastikan meluncur pada akhir 2026 untuk PC, PlayStation, Xbox, dan Nintendo Switch.
  • RPG bergaya pixel art ini mengajak pemain menjelajahi dunia Solitas bersama Erika dan rekan-rekannya melawan ancaman Dark Foray.
  • ShrooMoon juga merilis trailer terbaru yang menampilkan sistem pertarungan, eksplorasi, dan nuansa JRPG klasik yang diusung game tersebut.
Jakarta: ShrooMoon bersama publisher Deck13 Spotlight resmi mengungkap jendela perilisan (release window) untuk Elements Destiny, RPG fantasi 2D bergaya pixel art yang terinspirasi dari JRPG klasik era 1990-an. Pengumuman tersebut disampaikan melalui ajang Deck13 Spotlight, bersamaan dengan perilisan trailer atmosferik terbaru yang memperlihatkan dunia Solitas serta cuplikan petualangan para karakter utama.
 
Elements Destiny dijadwalkan meluncur pada akhir 2026 untuk PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X|S, Nintendo Switch, serta PC melalui Steam dan GOG.
 

Ikuti Perjalanan Erika di Dunia Solitas


Dalam Elements Destiny, pemain akan mengikuti kisah Erika, seorang pemburu muda yang tinggal di kota kecil yang tampak damai. Namun, ketenangan tersebut berubah ketika berbagai peristiwa mengerikan mulai terjadi dan menjadi pertanda ancaman besar yang akan melanda Solitas.
 
Di balik kekacauan itu, muncul sosok misterius bernama Aric "O' Fory", yang mengklaim sebagai satu-satunya keturunan Clans of Elements. Ia berusaha merebut kembali kekuatan kuno untuk menguasai Solitas. Dalam perjalanannya, Erika tidak berjuang sendirian. Ia akan ditemani Lia, Maline, dan Karen untuk menghadapi ancaman besar yang dikenal sebagai Dark Foray.
 

Sajikan Pertarungan Taktis dan Eksplorasi Luas


Elements Destiny mengusung sistem pertarungan turn-based yang mengandalkan strategi. Pemain dapat memanfaatkan berbagai kekuatan elemen, membuat senjata, serta menyusun taktik untuk menghadapi musuh yang semakin kuat.

Selain bertarung, Erika juga dapat mengembangkan kemampuan sebagai herbalis dan menguasai elemen-elemen yang tersebar di dunia Solitas. Berbagai kemampuan tersebut akan membantu pemain menghadapi tantangan sekaligus mengungkap misteri yang menyelimuti dunia game.
 
ShrooMoon juga menghadirkan banyak lokasi unik untuk dijelajahi dengan visual pixel art bergaya retro yang digambar secara manual. Eksplorasi menjadi bagian penting permainan karena pemain dapat menemukan berbagai tempat, karakter, serta rahasia yang tersembunyi di sepanjang perjalanan.
 

Terinspirasi JRPG Klasik Era 1990-an


Pengembang menyebut Elements Destiny sebagai bentuk penghormatan bagi para penggemar JRPG klasik dari era keemasan 1990-an. Meski mengusung nuansa retro, game ini tetap dibekali kontrol modern agar nyaman dimainkan di berbagai platform saat ini.
 
Game ini menghadirkan lebih dari 40 karakter dengan pengisi suara profesional berbahasa Inggris dan Jerman, serta didukung lebih dari 100 soundtrack yang dirancang untuk memperkuat suasana petualangan di Solitas.
 
ShrooMoon juga mengonfirmasi bahwa pengunjung India Game Con tahun ini dapat mencoba versi demo Elements Destiny untuk pertama kalinya. Demo tersebut tersedia dengan dukungan bahasa Inggris dan Jerman.
 
Elements Destiny dijadwalkan meluncur pada akhir 2026 untuk PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X|S, Nintendo Switch, serta PC melalui Steam dan GOG. Trailer terbaru yang dirilis turut memberikan gambaran lebih jelas mengenai dunia Solitas, sistem pertarungan, serta petualangan yang akan menanti para pemain.
 

 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA