Arsip raksasa tersebut berisi ribuan versi awal (build), prototipe, hingga tahap uji coba (playtest) dari berbagai gim. Konten yang bocor tidak hanya mencakup karya internal Valve, tetapi juga melibatkan proyek dari pengembang pihak ketiga yang pernah bertengger di Steam pada periode tersebut.
Celah Pengamanan API pada Sistem Server Steam2
Insiden kebocoran ini berakar dari sistem server lawas Steam, yakni Steam2. Sebelum Valve bermigrasi ke sistem SteamPipe pada 2013, server lama tersebut rupanya menyimpan data yang dapat diakses publik melalui antarmuka pemrograman aplikasi (API) tanpa pengamanan memadai.Melansir Ars Technica, transisi dari Steam2 ke SteamPipe dilakukan untuk mengubah format distribusi berkas terproteksi menjadi struktur pohon berkas HTTP standar. Pembaruan ini sejatinya bertujuan merampingkan proses pengunduhan perbaikan (patch) agar hanya mengunduh pembaruan data yang berbeda, sekaligus memangkas birokrasi persetujuan di internal Valve.
Data Lama yang Dikira Hilang Ternyata Masih Tersimpan
Sebelumnya, para arsiparis menganggap berkas versi awal gim sebelum era SteamPipe telah hilang sepenuhnya dari server Valve dan hanya tersisa di penyimpanan lokal komputer lama. Namun, temuan ini membuktikan bahwa seluruh aset sejarah tersebut tidak pernah benar-benar lenyap.Pengamat Valve sekaligus dataminer, Gabe Follower, mengonfirmasi bahwa data di server Steam2 memang dapat ditarik melalui titik akhir (endpoint) API publik akibat kekeliruan konfigurasi dari pihak Valve.
Hal senada diungkapkan oleh analis gim asal Spanyol, Scolcer. Melalui akun X (Twitter) pribadinya @scolcer_, ia menegaskan bahwa data tersebut didapat dari situs publik tanpa proteksi sama sekali.
"Data ini diperoleh dari situs yang 100 persen dapat diakses publik. Siapa saja bisa mengunduhnya tanpa kata sandi maupun perlindungan apa pun. Tersembunyi di tempat terbuka," tulis Scolcer.
Temuan Konten Tersembunyi dan Potensi Risiko Hukum
Komunitas gim bergerak cepat membongkar isi arsip tersebut. Hasilnya, mereka menemukan sederet materi rahasia yang tak pernah dipublikasikan, seperti potongan dialog karakter GLaDOS, model senjata prototipe Portal 2, hingga referensi proyek misterius Half-Life 2: Episode 3.Selain itu, terdapat pula versi pengujian awal (beta) dari judul-judul ternama seperti Left 4 Dead 2, Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO), Spore, Dragon Age: Origins, hingga Batman: Arkham Asylum.
Kendati mengejutkan para penggemar, insiden ini memicu kekhawatiran serius terkait aspek keamanan jaringan dan hukum. Penyebaran serta pengunduhan berkas pengembangan rahasia milik perusahaan pihak ketiga dinilai memiliki risiko hukum yang sangat tinggi bagi siapa saja yang terlibat.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)