Baca Juga :
Ini Daftar Pilihan Smartwatch Entry-Level Garmin
Informasi tersebut disampaikan oleh Co-Studio Head Rockstar North, Rob Nelson, dalam wawancaranya dengan The New York Times. Nelson mengungkapkan bahwa dirinya menghabiskan waktu 80 jam untuk menamatkan permainan secara menyeluruh.
Kendati demikian, durasi tersebut diukur berdasarkan pengalaman pengembang yang sudah memahami seluruh aspek permainan. Waktu tempuh bagi pemain umum bisa bervariasi tergantung pada gaya bermain masing-masing.
Nelson sendiri menjajal game tersebut pada Februari 2026 sebagai bagian dari proses uji coba internal. Oleh karena itu, angka 80 jam lebih tepat dijadikan indikasi besarnya skala konten GTA 6 ketimbang patokan mutlak.
Tembus Rekor Seri Sebelumnya
Jika estimasi 80 jam tersebut akurat, GTA 6 akan melampaui durasi kampanye cerita pada judul-judul besutan Rockstar sebelumnya. Sebagai perbandingan, GTA IV dan GTA V rata-rata hanya membutuhkan waktu sekitar 30 jam untuk menyelesaikan jalan cerita utama.
Bahkan, game open-world populer lainnya milik Rockstar, Red Dead Redemption 2, membutuhkan waktu sekitar 50 hingga 60 jam untuk menamatkan cerita utamanya. Hal ini menjadikan GTA 6 sebagai proyek game berformat cerita paling ambisius dan terpanjang yang pernah dikerjakan oleh studio tersebut.
Jadwal Rilis dan Kembalinya Antusiasme Penggemar
GTA 6 tetap dijadwalkan meluncur secara resmi pada 19 November 2026 untuk platform PlayStation 5 dan Xbox Series X/S. Proses pengembangan ditangani langsung oleh Rockstar Games, sementara Take-Two Interactive bertindak sebagai induk perusahaan Rockstar.Antusiasme (hype) komunitas gamer kembali melonjak setelah perilisan cuplikan Extended Look di platform Netflix. Tayangan tersebut memperlihatkan dinamika interaksi karakter utama dengan lanskap Kota Leonida, serta sajian visual gameplay yang memukau. Berbagai detail kecil yang ditampilkan dalam cuplikan tersebut memicu spekulasi luas di kalangan penggemar.
Respons Rockstar Terkait Insiden Kebocoran Data
Di tengah tingginya penantian publik, proyek GTA 6 sempat diterpa insiden kebocoran data. Peretas yang menggunakan identitas Cyberleek mengunggah sejumlah cuplikan gameplay mentah yang belum resmi dipublikasikan ke publik, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait sistem keamanan internal.
Menanggapi insiden tersebut, Rockstar Games memberikan pernyataan resmi melalui akun X (sebelumnya Twitter) milik mereka. Pihak studio mengaku sangat kecewa dan terpukul karena materi kerja tim pengembang dibocorkan secara tidak bertanggung jawab.
Meski demikian, Rockstar menyampaikan apresiasi mendalam kepada komunitas GTA yang terus memberikan dukungan moral. Kelompok peretas tersebut diketahui mulai membagikan cuplikan permainan secara sporadis sejak Agustus lalu sebelum akhirnya ditindak lanjuti oleh pihak berwenang.