Fokus Cerita Sasaki Ganryu dan Sarung Tangan Oni
Komik web pendamping ini hadir dengan subjudul Fated Rivalry. Ceritanya bermula tidak lama sebelum peristiwa utama dalam Way of the Sword terjadi.Garis cerita berfokus pada sosok rival Miyamoto Musashi, yakni Sasaki Ganryu. Ia menemukan "Sarung Tangan Oni" dalam pencarian berdarah yang didorong oleh ambisi dan dendam untuk menjadi cukup kuat demi mengalahkan Musashi.
Digarap Studio Asal AS dan Kreator Populer
Proyek prekuel ini diproduksi oleh Laurel Pursuit, sebuah studio asal Amerika Serikat yang sebelumnya mendistribusikan novel grafis Dungeon Crawler Carl serta webtoon Defiance of the Fall. Komik ini secara khusus melibatkan jajaran kreator webtoon ternama, seperti Jjolee, Hilluhri, dan Baeksee.Bab perdana yang dirilis pekan lalu telah mengumpulkan lebih dari 20.000 pembaca. Episode terbaru akan terus hadir secara berkala setiap hari Sabtu, meski total episode komik ini belum diumumkan secara resmi.
Sinopsis Resmi Webtoon Onimusha: Fated Rivalry
Ketika seseorang memilih hidup dengan jalan pedang, hanya ada ruang untuk satu orang di puncak keberhasilan. Sasaki Ganryu hanya memiliki satu tujuan hidup: menjadi pendekar pedang terkuat di dunia.Namun, ketika duel sengit melawan samurai pengembara Miyamoto Musashi berakhir dengan kekalahan memalukan, amarah membakar diri Ganryu. Kekalahan tersebut mendorongnya melakukan pencarian berdarah demi merebut kembali kehormatan, hingga membawanya ke dalam pusaran kegilaan dan obsesi.
Dalam perjalanannya, Ganryu menerima artefak misterius yang dikenal sebagai Sarung Tangan Oni. Artefak tersebut menganugerahkan kekuatan gaib yang tak mampu ditandingi oleh bilah pedang biasa. Berburu musuh yang kian kuat membawa Ganryu kembali ke jalur pertempuran sengit melawan satu-satunya pria yang pernah menundukkannya.
Ekspansi Lintas Media Waralaba Onimusha
Langkah ini bukanlah kali pertama Onimusha melakukan ekspansi media di luar ranah game. Proyek film adaptasi live-action berbasis game ini sempat dirancang pada awal tahun 2000-an, meski akhirnya dibatalkan di tengah jalan.Peluang ekspansi media tersebut baru terwujud secara penuh pada 2023 lalu melalui perilisan seri adaptasi anime yang ditayangkan secara global di platform Netflix.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)