Sabuga ITB Jadi Saksi Grand Final AOV National Championship 2018

Cahyandaru Kuncorojati 08 November 2018 12:44 WIB
gamesgarena
Sabuga ITB Jadi Saksi Grand Final AOV National Championship 2018
Game Arena of Valor (AOV).
Jakarta: Tidak seperti kompetisi game belakangan ini yang selalu digelar di pusat perbelanjaan, Garena penerbit AOV (Arena of Valor) bakal menggelar AOV National Championship (ANC) 2018 di Sabuga ITB, Bandung.

AOV National Championship 2018 yang segera memasuki babak Grand Final rencananya akan digelar 10 November 2018, mempertemukan empat tim terbaik yang berhasil berjuang sejauh ini. Empat tim tersebut adalah AOV WAW, ONIC, NXL>, dan AURA.

Bagi yang belum mengetahui tim AOV WAW, tim ini merupakan salah satu divisi dari tim esport WAWEsports bentukan YouTubers Indonesia Reza "Arap" Oktovian.


AOV WAW beranggotakan tiga mantan tim AOV Star League yaitu Mumuy, Taxstump, dan Naitomeia, sehinga berisikan pemain berpengalaman.

Selain itu, di tim AURA ada satu pemain mantan anggota tim Bigetron yang berprestasi di AOV Star League Sesaon 2 yakni BTR Bay yang kini berganti nama in-game menjadi Zelov.

Di tim lainnya yaitu ONIC juga terdapat satu mantan pemain dari tim DG Esports yaitu DG Eunha yang bergabung ke Onic menggunakan nama in-game Tyrant yang siap membawa ONIC bertarung.

Sementara di tim NXL> tidak ada satu pemainnya yang pernah bertarung di laga AOV Star League. Tim ini pernah merasakan panggung Grand Final AOV National Championship musim Tsebelumnya maka tentu saja mereka juga siap berlaga.

Satu event lagi yang disuguhkan di Grand Final AOV National Championship 2018 nanti adalah GRand Final AOV Princess Cup, yang mempertemukan dua tim esport perempuan AOV, yakni DG Ladies dan SES Ladies.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.