Bawa 8 Tim, League of Legends Garuda Series 2018 Siap Digelar

Cahyandaru Kuncorojati 14 Januari 2018 11:00 WIB
gamesesportgarena
Bawa 8 Tim, League of Legends Garuda Series 2018 Siap Digelar
Game League of Legends yang mengusung genre MOBA.
Jakarta: Garena mengumumkan siap menggelar kembali laga esport tahunan yang sudah digelar sejak tahun 2014, League of Legend Garuda Series atau yang disingkat LGS. Garena menyebut sudah ada 8 tim yang siap bertanding di liga profesional ini.

LGS Spring 2018 menjadi musim ke-10 yang sudah mempopulerkan banyak tim League of Legends di Indonesia yang memiliki kemampuan individu serta strategi tim yang sangat baik. Di tahun ini, LGS Spring 2018 akan dimulai pada 15 Januari dan memperebutkan hadiah utama juara 1 sebesar Rp100 juta.

Ada 8 tim yang dinyatakan siap berlaga di liga profesional yang digelar Garena tahun ini, beberapa di antaranya merupakan tim yang sudah langganan bertanding di laga LGS. Misalnya saja Headhunters yang tahun lalu memperebutkan posisi juara utama LGS tahun lalu.




Ada juga tim yang namanya sudah familier di kancah esport profesional, yaitu Phoenix eSports, TEAM nxl>, U8 eSports, Bigetron eSports,  dan beberapa debutan seperti Devoticore, Resilience eSports, dan Superamos.

LGS Spring 2018 nanti akan terdiri dari 3 tahap. Pertama adalah Group Stage atau Regular Season yang akan mempertandingkan 8 tim untuk bertarung memperebutkan posisi klasemen. Laga ini akan digelar mulai 15 Januari hingga 28 Feburari dengan satu pertandingan setiap hari.

Tahap kedua yaitu Platyoffs yang terdiri 3 babak di antaranya, Relegations match, Quarterfinals, dan Semifinals. Lalu dua tim terakhir yang memenangkan tahap ini akan bertemu di partai puncak dan tahap terakhir yakni LGS The Finals yang rencananya akan digelar secara offline.

Bagi penggemar setia game League of Legends khususnya liga LGS yang diselenggarakan oleh Garena, Anda dapat menyaksikan laga tersebut secara langsung di YouTube Garena League of Legends Indonesia.



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.