Game Fortnite buatan Epic Games.
Game Fortnite buatan Epic Games.

Pakai Cheat, Fortnite Blokir YouTuber Seumur Hidup

Teknologi youtube games esports
Cahyandaru Kuncorojati • 06 November 2019 16:28
Jakarta: Epic Games dilaporkan baru saja memblokir seumur hidup seorang YouTuber karena ketahuan menggunakan cheat.
 
Jarvis "Jarvis" Khattri seorang YouTuber sekaligus pro player Fortnite berusia 17 tahun dari tim esports ternama FaZe Clan mendapatkan sanksi tersebut. Dari sebuah video permainannya yang sempat diunggah, diketahui bahwa Jarvis menggunakan cheat aimbot.
 
Cheat aimbot adalah sebuah software curang yang memudahkan pemain untuk menembak lawan main. Kecurangan ini bahkan bisa membuat pemain yang tembakannya meleset bisa sangat akurat. Dalam implementasi paling buruk, cheat ini bisa langsung meghasilkan headshot.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meksipun video yang menjadi bukti tersebut sempat dihapus tapi pihak Epic Games ternyata sempat mendapatkannya dan melakukan analisa, dikutip dari ESPN. Dari sanksi yang diterima akhirnya Jarvis membuat video pengakuan dan permintaan maaf.
 

 
Meskipun sanksi yang diberikan kepada YouTuber dengan lebih dari dua juta miliar subscriber sangat tegas tapi banyak pihak yang mengecam Epic Games. Alasannya, sanksi ini terlalu berat dan tidak sesuai dengan kebijakan serupa yang diterapkan publisher atau turnamen yang lain.
 
Tyler "Ninja" Blevins yang juga YouTuber sekaligus por player Fortnite terpopuler menyatakan keberatan dengan sanksi yang diberikan. Dia berkaca bahwa pemain profesional dalam sebuah turnamen sebagain besar mendapatkan larangan bermain selama enam bulan atau paling lama setahun.
 
Jadi respons gamer dan netizen atas sanksi yang diterima Jarvis saat ini terbelah. Namun, harus diakui bahwa sikap Epic Games saat ini termasuk terlalu keras. Sanksi tersebut cukup mengingatkan kita dengan kasus prom player game Hearthstone yang dimiliki Blizzard.
 

 
Chung Ng "Blitz Chung"Wai seorang pro player Hearthstone mendapatkan sanksi larangan bermain dan ikut dalam turnamen selama setahun karena menyatakan dukungan kepada demonstran Hong Kong. Aksinya yang dinilai memiliki unsur politik ini tidak diizinkan Blizzard.
 
Namun, setelah beberapa gelombang protes kepada Blizzard muncul atas sanksi tersebut. Akhirnya Blizzard melunak dengan mengurangi sanksi kepada Chung Ng "Blitz Chung"Wai menjadi hanya enam bulan. Blizzard secara tidak langsung meminta maaf dan menyebut reaksi mereka kurang bijak.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif