Mengusung grafis pixel art buatan tangan yang memukau, game ini terinspirasi langsung dari deretan judul legendaris seperti Ultima, Pools of Radiance, hingga seri awal Baldur's Gate.
Pengembangan game ini digawangi oleh dua pengembang yang mengusung satu misi utama, yakni menghadirkan pengalaman RPG murni. Pemain diajak untuk menulis petualangan mereka sendiri, menjelajahi ruang bawah tanah (dungeon), serta singgah di kota-kota yang kaya akan detail. Uniknya, peta dalam game ini tidak dipenuhi penanda misi (quest markers) yang mengekang, melainkan memberi kebebasan penuh bagi pemain untuk merintis jalan mereka sendiri.
Latar Dunia Liar dan Penuh Bahaya
Lair of the Leviathan mengambil latar di wilayah terpencil yang liar dan belum terjamah, jauh dari jangkauan tentara kekaisaran. Di kawasan ini, para adipati, raja-raja yang saling bersaing, hingga panglima perang terus berselisih memperebutkan kekuasaan.
Di balik keindahan alamnya yang spektakuler, ancaman besar senantiasa mengintai. Perang di wilayah utara menjadi bahaya yang konstan, sementara para bandit dan monster menakutkan berkeliaran dari jurang hingga puncak gunung. Mereka hanya menunggu kegelapan malam tiba untuk menyerang pemukiman warga yang damai.
Fitur Utama dan Eksplorasi Dunia
Game ini menawarkan dunia terbuka sejati yang berfokus pada eksplorasi bermakna. Pemain dapat mengikuti alur cerita utama atau menjelajahi berbagai side quest mendalam yang membangkitkan nostalgia pertempuran dungeon masa lalu.
Sejumlah fitur unggulan yang dihadirkan dalam Lair of the Leviathan antara lain:
Beragam Jenis Musuh: Setiap musuh, mulai dari tikus dungeon biasa hingga storm giant yang perkasa, memiliki taktik, kekuatan, serta kelemahan spesifik yang menuntut strategi berbeda.
Kustomisasi Karakter Maksimal: Fitur avatar paperdoll pixel art secara langsung mencerminkan ratusan perlengkapan yang ditemukan pemain, mulai dari pedang lebar hingga topi penyihir tua.
Kebebasan Membentuk Kelompok: Pemain dapat menciptakan seluruh anggota kelompok (party) pahlawan sesuai keinginan tanpa terikat pada karakter pra-desain (pre-made).
Penyampaian Cerita yang Pas: Lore dan sejarah dunia diungkapkan secara alami melalui percakapan singkat dengan NPC serta gulungan teks (scrolls), tanpa membebani pemain dengan dialog panjang.
Dunia yang Hidup: Karakter NPC memiliki rutinitas harian masing-masing. Siklus siang dan malam serta perubahan cuaca turut memengaruhi dinamika dunia di sekitar pemain.
Sistem Pertempuran Mendalam: Pertempuran berbasis gilir (turn-based) menuntut keputusan taktis yang presisi, mulai dari penempatan posisi pahlawan hingga pemanfaatan keahlian khusus secara cerdik.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)