Berbeda dari game MHA Ultra Rumble yang merupakan game Free-To-Play, MHA All’s Justice menjadi game yang memiliki konsep game mirip dengan Naruto Ultimate Ninja Storm Series. Dalam artian, game ini menyuguhkan metode bermain Free Battle, Online Multiplayer, dan Story Mode.
Untuk menikmati Story Mode, para penggemar baru tidak perlu khawatir karena game ini menyediakan fitur recap yang memungkinkan para pemain untuk melihat seluruh cerita dari MHA dan mengikuti story yang bermula dari Final War Arc.

Mode Game Bervariasi
Selain dari menikmati cerita, seperti yang sudah disebutkan para pemain bisa menikmati free battle dan online multiplayer agar bisa bermain dengan teman atau sesama penggemar MHA. Bedanya dari game pada umumnya, MHA All’s Justice ini tidak memberikan Main Menu seperti game biasanya.Main Menu dalam game ini adalah kamu wajib untuk menggerakkan Deku dan bereksplorasi di Kota kecil untuk memasuki beberapa mode permainan. Ini bisa kita sebut sebagai Interactive Main Menu, sehingga game tidak terlalu monoton dan memberikan pemain kebebasan lebih untuk menggunakan Deku.
Nah, dalam game ini juga memungkinkan untuk pemain lebih kenal dari seluruh karakter inti dalam dunia MHA. Para penggemar baru bisa mengakses katalog karakter dan game ini menjelaskan setiap karakter yang ada, sehingga kamu sebagai fans baru tidak begitu bingung dengan apa yang terjadi ketika hendak masuk ke bagian Story Mode.
Konsep Bertarung Khas Bandai
Ini bisa kita sebut sebagai khas bertarung ketika Bandai menghadirkan game yang mengangkat kisah anime ke dalam sebuah game. Bisa dikatakan, mode bertarung atau combat concept-nya mirip dengan Naruto Ultimate Ninja Storm Series. Dikatakan, stage atau latar tempat bersifat rounded dan tidak 2D seperti game fighting (Tekken, Mortal Komat, atau Street Fighter).Namun, beberapa objek yang ada di arena bertarung merupakan sebuah prop atau aset untuk mempercantik arena saja, sehingga para pemain tidak bisa berinteraksi dengan berbagai elemen yang ada di arena. Ini menjadi salah satu hal yang cukup disayangkan. Bayangkan, ketika Deku bisa mengambil mobil dan melemparkannya ke arah musuh dengan menggunakan Whip Quirk-nya akan menjadi salah satu hal yang epik.
Kemudian, konsep bertarung ini juga membawa beberapa skill, Mulai dari skill 1 hingga 2 yang bisa kamu gunakan. Namun, kamu juga wajib untuk memperlihatkan Rising Bar dan juga Plus Ultra Bar. Jika Plus Ultra Bar itu sudah penuh, maka kamu bisa menggunakan Ulti. Kemudian, ketika Rising Bar sudah penuh, maka karakter yang kamu gunakan bisa melakukan awakening dan meningkatkan damage ketika melontarkan serangan ke arah musuh.

Friendly Untuk Penggemar dan Pemain Baru
Selain ramah untuk penggemar MHA baru, game MHA All’s Justice ini juga sangat ramah kepada para pemain yang baru pertama kali atau mencoba game dengan konsep seperti Free Battle atau Free Combat. Mengapa? Karena training yang ditawarkan cukup membantu.Misalnya, kamu akan dibantu untuk menyesuaikan diri dengan pergerakan kamera yang ada ketika kamu hendak bertarung. Kemudian, segala tombol seperti ulti hingga mengeluarkan jurus juga diajarkan dengan detail, Maka dari itu, saya pribadi bisa menyimpulkan game ini sangat ramah untuk para pendatang baru.

Kesimpulan
Secara keseluruhan, My Hero Academia: All’s Justice berhasil menjadi salah satu adaptasi game anime yang cukup menarik untuk dinikmati, khususnya bagi para penggemar MHA yang ingin merasakan langsung atmosfer Final War Arc dalam format game.
Konsep yang diusung memang terasa familiar, terutama bagi pemain yang pernah menikmati seri Naruto Ultimate Ninja Storm. Namun di sisi lain, pendekatan tersebut justru membuat game ini terasa aman dan mudah diterima oleh banyak pemain.
Tidak hanya untuk fans lama, game ini juga cukup ramah bagi pemain baru berkat fitur recap cerita, katalog karakter, hingga training mode yang detail. Bandai Namco dan Byking tampaknya memang ingin memastikan pemain yang belum terlalu mengikuti anime atau manga MHA tetap bisa menikmati alur cerita maupun sistem pertarungannya tanpa merasa terlalu kewalahan.
Meski begitu, game ini masih memiliki beberapa kekurangan, terutama pada interaksi arena yang terasa kurang maksimal dan membuat pertarungan terkadang terlihat cukup standar. Padahal, dengan dunia MHA yang penuh kekuatan unik, potensi destruksi arena atau interaksi objek sebenarnya bisa membuat combat terasa jauh lebih epik.
Terlepas dari hal tersebut, My Hero Academia: All’s Justice tetap menjadi game adaptasi anime yang solid dan menyenangkan untuk dimainkan, baik untuk sekadar menikmati cerita maupun bertarung bersama teman secara online.
8.5
My Hero Academia: All’s Justice
Plus
- Gameplay mudah familier
- Ada recap buat gamer atau penggemar baru
- Banyak mode game
Minus
- Interaksi arena pertarungan kurang maksimal
(Christopher Louis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News