Dikembangkan oleh 4A Games dan diterbitkan oleh Deep Silver, Metro 2039 mengambil latar Moskow pasca-perang nuklir pada 2039. Para penyintas hidup di dalam jaringan Metro, sementara permukaan kota telah berubah menjadi wilayah berbahaya akibat radiasi dan berbagai ancaman baru.
The Stranger Kembali ke Metro
Trailer Renegade memberikan gambaran lebih jauh mengenai The Stranger, sosok dengan masa lalu yang penuh kekerasan dan trauma. Ia bukan pahlawan dalam pengertian tradisional, tetapi seseorang yang terobsesi menyelesaikan misinya sendiri.
Dengan mengenakan armor Spartan, The Stranger dapat dipandang sebagai sosok penyelamat oleh sebagian penghuni Metro. Namun, ia memiliki tujuan pribadi dan rela menghadapi berbagai hal yang menghalangi perjalanannya.
Salah satu lokasi yang diperlihatkan adalah Sevastopolskaya, stasiun Metro yang masih mempertahankan independensinya tetapi berada di ambang pengambilalihan. Dari dalam, propaganda dan berbagai kelompok penghasut mengancam kestabilan stasiun, sementara di luar terdapat kelompok Raiders yang bekerja untuk kepentingan Novoreich.
Sevastopolskaya menjadi lokasi penting bagi perjalanan The Stranger. Dari tempat tersebut, ia akan mendapatkan informasi mengenai target yang sedang dikejarnya sekaligus mempersiapkan perjalanan berikutnya.
Jelajahi Moskow yang Dipenuhi Radiasi
Tidak hanya memperlihatkan kehidupan di dalam Metro, trailer juga membawa pemain ke permukaan Moskow. Wilayah tersebut telah berubah menjadi kawasan yang dipenuhi radiasi dan berbagai makhluk berbahaya.
Namun, ancaman di permukaan bukan hanya berasal dari monster dan radiasi. Sisa-sisa tubuh manusia serta taman bermain yang ditinggalkan turut menggambarkan kehancuran yang terjadi setelah perang.
Di sisi lain, pengaruh Novoreich masih terasa kuat. Rezim yang dipimpin Hunter menggunakan propaganda dan ketakutan untuk mengendalikan penduduk, sementara kemunculan suara Dark Ones di penghujung trailer turut memberikan misteri baru mengenai arah cerita Metro 2039.
Bawa Peralatan Baru untuk Bertahan Hidup
Metro 2039 juga memperkenalkan sejumlah peralatan yang dapat digunakan The Stranger selama perjalanan. Salah satunya adalah Shatun, senjata api pneumatik baru yang memiliki daya hancur tinggi. Senjata tersebut perlu terus dipompa agar mampu mempertahankan kekuatannya.
Pemain juga dapat menggunakan breaching tool untuk menghancurkan dinding yang rapuh serta cutting torch untuk membuka pintu tertentu yang tertutup akibat pengelasan. Penggunaan peralatan tersebut dapat membuka jalur alternatif, menemukan cerita tambahan, hingga mengakses tempat penyimpanan rahasia.
Ada pula UV light yang dapat membantu menemukan mutan tersembunyi. Peralatan ini juga mampu mengusir Insectalis terbang serta menerangi kode dan teka-teki yang ditemukan selama perjalanan.
Collector's Edition Bawa Replika Helm Spartan
Selain trailer gameplay, Metro 2039 turut mengungkap Collector's Edition. Edisi khusus ini menjadi yang pertama dalam sejarah seri Metro yang menghadirkan replika fisik helm Spartan milik The Stranger.
Replika tersebut dibuat berdasarkan model 3D yang digunakan dalam game dan menampilkan berbagai detail, termasuk kerusakan, goresan, serta elemen kustomisasi yang terdapat pada helm karakter.
Collector's Edition akan tersedia dalam jumlah terbatas dan direncanakan mulai dapat dipesan pada akhir 2026. Informasi lebih lanjut mengenai pembukaan pre-order akan diumumkan kemudian.
Metro 2039 Rilis Februari 2027
Metro 2039 dijadwalkan hadir pada Februari 2027 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam, Epic Games Store, serta Xbox on PC. Game ini membawa cerita baru yang dikembangkan 4A Games bersama penulis seri novel Metro, Dmitry Glukhovsky.
Melalui Renegade Gameplay Trailer, 4A Games memberikan gambaran lebih dalam mengenai The Stranger, kondisi Metro, serta berbagai peralatan yang akan digunakan untuk menghadapi dunia Moskow yang penuh ancaman.
(Sheva Asyraful Fali)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda