Vice President and General Manager Google Stadia, Phil Harrison. (Justin Sullivan/Getty Images)
Vice President and General Manager Google Stadia, Phil Harrison. (Justin Sullivan/Getty Images)

Xbox Sindir Google Stadia: Belum Ada Konten

Teknologi
Cahyandaru Kuncorojati • 15 April 2019 10:39
Jakarta: Google bulan lalu meluncurkan Stadia. Microsoft sendiri lewat divisi game mereka Xbox juga punya proyek serupa, yaitu Project xCloud. Hal ini membuat persaingan kedua semakin serius.
 
Dikutip dari Gamespot, baru ini Chief Marketing Officer Xbox, Mike Nichols dalam wawancara dengan Telegraph menyindir Google Stadia. Dia menyebut bahwa layanan tersebut tidak memiliki konten.
 
"Google mungkin memiliki infrastruktur cloud untuk streaming, mereka juga punya komunitas YouTube, tapi mereka tidak memiliki konten," ungkap Nichols. Konten yang dimaksud adalah game untuk disajikan kepada penggunanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Opini tersebut di satu sisi memang benar. Xbox tidak hanya hadir sebagai pencipta konsol tapi juga menaungi banyak sekali studio atau publisher game. Sementara tidak dengan Google, Google sesekali terlibat dalam pembuatan game mobile. Misalnya Niantic Labs yang kini sudah berpisah dari Google.
 
Oleh sebab itu, Nichols berpendapat bahwa Stadia masih akan sulit menemukan kejayaannya karena Google tidak memiliki pengalaman cukup panjang dengan industri game. Namun, Google Stadia sendiri sudah diisi dengan sosok berpengalaman.
 
Google menarik Phil Harrison, mantan eksekutif di Xbox dan Sony untuk memimpin tim Stadia dan tidak ketinggalan Jade Raymond, mantan produser dan salah satu pencipta Assassin's Creed pertama untuk Ubisoft.
 
"Ke depannya kehadiran perangkat atau konsol mungkin tidak akan dibutuhkan tapi pengalaman terbaik tetap hanya bisa dihadirkan lewat perangkat lokal atau konsol," jelas Nichols. Pihak Microsoft dan Xbox memperlihatkan bahwa Stadia belum bisa menyaingi bisnis game dari Xbox dan Project xCloud.
 
Harrison sendiri pernah memberikan informasi bahwa mereka sudah menyebarkan development kits ke berbagai studio dan publisher game.
 
Dia menyebut kemungkinan di bulan Juni akan ada pengumuman terbaru Stadia. Google Stadia sendiri baru menggunakan game Assassin's Creed Odyssey untuk demonstrasi layanannya.
 
Apabila benar, maka diduga Google Stadia akan ambil panggung di acara E3 2019 di bulan Juni nanti. Sementara Google akan ikut hadir dalam acara game terkenal tersebut justri pihak Sony PlayStation kabarnya akan absen untuk tahun ini. Rumor menyebut mereka sedangn menyiapkan PlayStation 5.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif