Tyler
Tyler

Tyler 'Ninja' Blevins Main Fortnite di YouTube, Sudah Dikontrak?

Teknologi youtube games
Cahyandaru Kuncorojati • 10 Juli 2020 09:38
Jakarta: Content creator sekaligus gamer Tyler "Ninja" Blevins kembali menjadi bahan pembicaraan. Kemarin dirinya mendadak mengumumkan akan melakukan live streaming bermain game Fornite di YouTube.
 
Industri game dan penggemarnya dibuat terkejut, karena beberapa waktu lalu Ninja menyatakan rehat sebentar setelah Mixer milik Microsoft yang menarik dirinya dari Twitch mendadak tutup dan migrasi ke Facebook Gaming.
 
Dia juga termasuk salah satu kreator yang menyatakan kekecewaan dan menolak pindah ke Facebook Gaming. Kehadirannya di YouTube membuat banyak pihak bertanya, apakah Ninja menerima kontrak dari YouTube?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejauh ini belum ada informasi resmi dari YouTube maupun Ninja. Dia sendiri sudah lama tidak melakukan livestreaming di YouTube sejak dikontrak eksklusif di Twitch kemudian Mixer. Makanya banyak penggemar dan pelaku industri yang terkejut atas momen ini.
 
BACA: Berapa Pendapatan Streamer Fortnite Ninja
 
Di kesempatan tersebut Ninja melakukan sesi livestreaming bermain game Fortnite selama satu jam 37 menit. Dia bermain bersama kreator lain yaitu Dr Lupa, TimTheTatman, dan Courage. Video ini kini sudah ditonton sebanyak 3,2 juta kali serta mendapatkan 224 ribu Like dan tujuh ribu Dislike.
 
Akun channel YouTube Ninja sendiri saat ini terlihat sudah memiliki 23,9 juta subscriber. Informasi terakhir, bekas akun Ninja di Twitch memiliki lebih dari 15 juta follower, sementara Mixer hanya 3,2 juta follower.
 
BACA: Tumbangnya Mixer Bukan karena Persaingan, tapi Masalah Internal
 
Tyler "Ninja" Blevins dikontrak eksklusif oleh Mixer di tahun 2019 dengan nilai kontrak fantastis, USD20-30 juta. Nilai yang sama juga diterima oleh Michael "Shroud" Grzesiek seorang livestreamer game ternama untuk bergabung ke Mixer.
 
Mixer sendiri dilaporkan ditutup oleh Microsoft karena memiliki performa buruk yang diakibatkan masalah internal, bukan kalah bersaing. General Manager Mixer, Shilpa Yadla yang menggantikan dua pendiri Mixer dianggap tidak bisa acuh terhadap pendapat pegawainya sehingga lingkungan kerja menjadi buruk.
 

 

(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif