Salah satu fitur unggulan yang dihadirkan adalah sistem Auto Catch-up. Lewat fitur ini, pemain berbayar yang tertinggal progres secara otomatis akan disesuaikan levelnya dengan hari berlangsungnya musim berjalan, hingga batas hari ke-50. Mekanisme tersebut memastikan pemain tetap bisa mengklaim lebih dari 50 hadiah tanpa harus khawatir tertinggal jauh.
Opsi Pembelian dan Mekanisme Progres
Pemain dapat mengakses Battle Pass Season 1 melalui empat skema pembelian. Opsi standar dibanderol 1.100 COD Points, sementara Battle Pass Bundle seharga 2.400 COD Points menyertakan tambahan 20 Token Tier Skip. Selain itu, tersedia paket premium BlackCell serta akses otomatis bagi pemilik Vault Edition yang melakukan log in selama musim berlangsung.Sistem navigasi Battle Pass kini dirancang lebih sederhana lewat trek 100-tier. Pemain cukup meningkatkan level melalui XP permainan untuk membuka berbagai imbalan, seperti Blueprint Senjata, Skin Operator, Finishing Move, hingga item DMZ Survival Kits. Pemilik Battle Pass juga mendapatkan bonus dorongan XP sebesar 10 persen sepanjang musim.
Kehadiran Operator XERO dan Senjata Utama Baru
Season 1 turut memperkenalkan dua Operator utama baru. Pemegang Battle Pass standar akan mendapatkan Blix, mantan komando perang khusus Korea Selatan yang direkrut oleh Nikto. Sementara itu, pembeli paket BlackCell berhak membuka XERO, agen eksperimental misterius yang dirancang untuk operasi rahasia tingkat tinggi.Daftar persenjataan juga semakin lengkap dengan hadirnya dua senjata utama gratis di trek Battle Pass. Pada Tier 16, pemain dapat membuka Assault Rifle Cronen Osprey yang memiliki fire rate tinggi di kelasnya. Sedangkan pada Tier 36, hadir Submachine Gun (SMG) CSG-35 yang sangat mematikan untuk pertempuran jarak dekat, lengkap dengan modul Apex Attachment untuk penggunaan mode ganda (akimbo).
(Nur Aldiansyah Amirulloh)