Pembaruan bertema horor ini sudah dapat diunduh oleh para pemain di berbagai platform, mulai dari PC via Steam, Xbox Series X|S, Xbox Game Pass, PlayStation 5, hingga Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2.
Konten Halloween dan Pembaharuan Sistem Bulk Box
Penambahan utama dalam update ini adalah kehadiran Ascension Card Box yang membawa gelombang koleksi baru bagi para pemain. Pengembang turut menambahkan 6 kartu Ghost baru, sehingga kini total kartu Ghost langka yang bisa diburu oleh para kolektor mencapai 24 jenis.Selain penambahan kartu, sistem bulk box pada fitur Workbench juga mendapatkan perombakan. Kotak borongan Tetramon dan Destiny kini digabungkan menjadi satu Bulk Box generik untuk mendukung ekspansi di masa mendatang. Pengembang juga memperkenalkan OG Bulk Box (Omega Grade) seharga USD4.000 yang tercipta otomatis saat nilai gabungan kartu melebihi USD5.000. Sementara itu, kotak borongan versi lama tetap dipertahankan pada data penyimpanan pemain, namun sudah tidak bisa dibuat kembali.
Peningkatan Kualitas Permainan dan Optimasi Sistem
Pengembang turut menyematkan sejumlah peningkatan kualitas permainan (quality of life) serta optimasi performa. Batas penggeser harga Workbench kini ditingkatkan hingga USD100 untuk memberikan kontrol harga yang lebih terperinci. Elemen pencahayaan dan material juga disesuaikan kembali agar selaras dengan tampilan awal game yang disukai komunitas.Sisi teknis juga mendapat perhatian melalui optimasi GPU menggunakan model pelanggan LOD1 untuk mengeliminasi gangguan bottleneck saat toko dalam kondisi ramai. Pembaruan ini sekaligus membenahi bug yang kerap membuat pemain tersangkut saat memainkan kartu di mode TCG, serta memperbaiki masalah pada pengaturan kualitas visual.
Game yang dikembangkan oleh developer asal Malaysia, Ding Shen Sia, ini pertama kali dirilis pada 2023 sebagai proyek sampingan. Sejak terjual 100.000 kopi dalam tiga hari pertamanya, TCG: Card Shop Simulator kini berhasil tumbuh menjadi salah satu fenomena game indie paling sukses di Asia Tenggara.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)