Dalam gim ini, pemain akan mengendalikan karakter utama bernama Redline, seorang seniman grafiti yang berjuang di kota futuristis. Narasi berpusat pada perlawanan Redline terhadap rezim kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) otoriter yang telah menculik saudaranya.
Sistem Pertarungan Free-Flow dan Interaksi Lingkungan
Mengutip laporan dari Game Informer, Spine mengusung sistem pertarungan jarak dekat dinamis (free-flow). Mekanik permainan ini berfokus pada teknik menangkis serangan (parry), kombinasi pukulan, kemampuan menghindar dari tembakan musuh, hingga eksekusi gerakan sinematik (cinematic takedown).Redline dibekali kombinasi seni bela diri yang memukau serta jajaran senjata api. Senjata ringan seperti pistol digunakan untuk memberikan kerusakan bertahap (chip damage), menjaga jarak, atau mengeksekusi musuh di sela-sela kombo. Sementara itu, senjata berat seperti shotgun dengan amunisi terbatas disediakan untuk melancarkan serangan fatal secara instan.
Selain persenjataan, pemain juga dapat memanfaatkan area sekitar sebagai objek interaktif untuk mengendalikan kelompok musuh berjumlah besar saat adegan pertarungan berlangsung.
Lawan Bos Tangguh dan Platform Perilisan
Sesi demo gim ini turut menampilkan pertarungan sengit melawan bos bernama Edda Kopp. Karakter ini digambarkan sebagai prajurit lincah serupa ninja yang memiliki kemampuan menghilang serta memanggil pasukan serangga nirawak (drone laba-laba) dalam pertempuran.Spine dipastikan hadir untuk platform PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC. Pengembang juga telah mengkonfirmasi bahwa gim ini bakal menyambangi Nintendo Switch 2, meski jadwal rilis untuk konsol buatan Nintendo tersebut belum diumumkan secara resmi. Cuplikan video (trailer) perdana kini sudah dapat disaksikan melalui saluran YouTube resmi Spine.
Baca Juga :