Video penjelasan dari Mighty Mike Plays. (Sumber: youtube/ Mighty Mike Plays)
Video penjelasan dari Mighty Mike Plays. (Sumber: youtube/ Mighty Mike Plays)

Bocah 9 Tahun Habiskan Rp1,8 Miliar untuk Promosi Minecraft

Mohamad Mamduh • 17 September 2026 11:14
Ringkasnya gini..
  • Bocah 9 tahun di balik kanal Mighty Mike Plays tak sengaja menghabiskan 118 ribu dolar AS (Rp1,8 miliar) untuk iklan YouTube.
  • Uang tersebut berasal dari kartu kredit perusahaan milik ayahnya yang tersimpan otomatis di akun Google.
  • Imbas kejadian tersebut, sang ayah resmi menutup kanal YouTube Mighty Mike Plays dan memperketat kontrol orang tua.
Jakarta: Kreator cilik berusia sembilan tahun di balik kanal YouTube Mighty Mike Plays terpaksa menghentikan aktivitas pembuatan kontennya. Hal ini terjadi setelah sang ayah mendapati tagihan kartu kredit perusahaan membengkak hingga 118 ribu dolar AS atau setara Rp1,8 miliar (kurs Rp15.500).
  Usut punya usut, dana besar tersebut digunakan tanpa sepengetahuan orang tuanya untuk mempromosikan video Minecraft, Roblox, dan konten game lainnya melalui format iklan berdurasi panjang di YouTube.

Sang ayah, Dave, menyampaikan klarifikasi langsung melalui sebuah video berjudul "message from dad… mighty mike plays is over". Dalam video tersebut, Dave tampak kelelahan saat menjelaskan kronologi kejadian. Kategori gaming di YouTube mendadak heboh hingga video penjelasan tersebut melesat ke peringkat ketujuh trending dan telah ditonton hampir 400.000 kali dalam kurun waktu sehari.
 

Awal Mula Lonjakan Tagihan Iklan

Kejadian ini bermula pada 7 Agustus lalu ketika kanal Mighty Mike Plays mengunggah konten Roblox yang diselingi cuplikan Minecraft. Dave menjelaskan bahwa putranya ingin meraih popularitas seperti para YouTuber idolanya. Sang anak kemudian bertanya mengenai cara menjangkau audiens yang lebih luas.

Dave akhirnya menyetujui kampanye iklan skala kecil senilai 20 dolar AS agar video putranya dapat muncul di promosi YouTube. Namun, Dave tidak menyadari bahwa data pembayaran kartu kredit bisnisnya tersimpan secara otomatis di akun Google terpusat yang terhubung dengan akun YouTube sang anak.

Akses tanpa batas tersebut dimanfaatkan oleh Mike untuk terus mempromosikan video game Minecraft miliknya kepada jutaan penonton. Tak tanggung-tanggung, iklan yang ditayangkan ternyata mencakup keseluruhan video berdurasi 34 menit secara utuh.

"Tadinya kami mengira dia hanya bersenang-senang bermain video game dan mengunggahnya ke YouTube. Namun hari ini saya dipanggil ke kantor. Manajemen perusahaan dan tim keuangan menunjukkan beberapa grafik di laptop, lalu meminta saya menjelaskan alasan hilangnya uang 118 ribu dolar AS dari kartu perusahaan yang ditugaskan kepada saya," ujar Dave.
 

Evaluasi dan Penutupan Kanal YouTube

Dave mengakui kelalaiannya karena telah memasukkan data kartu kredit perusahaan saat melakukan kampanye iklan pertama yang beranggaran terbatas.

"Saya memasukkan informasi kartu itu sendiri dan mengira prosesnya sudah selesai. Saya sama sekali tidak berpikir bahwa menyimpan kartu perusahaan berarti data tersebut akan terus tersimpan dan siap digunakan kapan saja saat ia membuka aplikasi," ungkapnya.

Menanggapi insiden berbiaya fantastis ini, Dave memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas kanal YouTube Mighty Mike Plays.

"Ke depannya, kami akan menerapkan sistem kontrol orang tua yang ketat, menetapkan batas pengeluaran (spending caps), dan tidak akan lagi menyimpan informasi pembayaran di akun mana pun," tegas Dave.
  (Nur Aldiansyah Amirulloh)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA