Peluncuran ini sekaligus membawa pembaruan besar, termasuk mode single-player lengkap, opsi kustomisasi gameplay, peningkatan performa, serta DLC Filmic Archive yang mengambil inspirasi langsung dari film Dune.
Game besutan Funcom tersebut sebelumnya telah hadir di PC. Versi konsol kali ini tidak sekadar memindahkan game ke platform baru, karena seluruh tambahan konten dan penyempurnaan yang sudah hadir di PC selama 15 bulan terakhir turut dibawa sejak hari pertama.
Funcom menyebut paket tersebut menjadi versi paling lengkap Dune: Awakening sejauh ini. Momentum peluncuran juga bertepatan dengan meningkatnya perhatian terhadap waralaba Dune menjelang penayangan Dune: Part Three pada 18 Desember.
Mode Single-Player Kini Lebih Fleksibel
Salah satu perubahan terbesar hadir dalam bentuk mode single-player penuh. Seluruh game, konten, dan fitur dapat dimainkan dalam pengalaman tersebut, sehingga pemain tidak harus bergantung pada elemen multiplayer untuk menikmati perjalanan di Arrakis.Funcom juga menambahkan pengaturan gameplay yang lebih fleksibel. Pemain dapat menyesuaikan sejumlah aspek, mulai dari jumlah sumber daya yang diperoleh, penalti ketika karakter mati, hingga perolehan XP.
Pendekatan ini menarik karena tingkat tantangan tidak lagi harus mengikuti satu konfigurasi yang sama untuk semua pemain. Pengguna dapat mengatur pengalaman bermain sesuai ritme yang diinginkan, termasuk memilih pendekatan yang lebih santai.
Pembaruan konsol juga membawa tambahan cerita selama berjam-jam yang memberikan penutup untuk Book One, disertai peningkatan pada performa dan gameplay.
PvP Bisa Dimatikan, Endgame Lebih Terbuka
Dune: Awakening juga mengalami perubahan cukup besar pada struktur permainan. PvP kini sepenuhnya opsional, sementara keseluruhan game dapat dimainkan dalam format PvE.Area endgame Deep Desert juga tersedia dalam instance PvE dan PvP. Pemain yang memilih PvP mendapatkan risiko lebih tinggi sekaligus peluang memperoleh hadiah lebih besar.
Sejumlah perubahan lain menyentuh sistem kehilangan aset. Basis pemain dapat disimpan, kendaraan bisa dipulihkan, pajak dihapus, dan penalti kematian dikurangi. Endgame pun dibangun ulang dengan fokus pada misi serta perjalanan pemain untuk menaiki peringkat Atreides atau Harkonnen.
Pembaruan tersebut juga mencakup map, dungeon, senjata, dynamic encounter, sistem progression baru melalui Augmentations dan Specializations, hingga penyempurnaan combat, khususnya pertarungan melee.
DLC Filmic Archive Hadir di Semua Platform
Bagi pemain yang ingin membawa nuansa film Dune ke karakternya, tersedia DLC Filmic Archive. Paket ini menambahkan perlengkapan dan elemen dekorasi yang mengambil inspirasi dari film garapan Legendary Entertainment dan Denis Villeneuve.Kontennya mencakup Caladan Stormcoat yang dikenakan Duke Leto dan Paul dalam Dune: Part One, serta armor Aegis of an Unwalked Path yang terinspirasi dari Dune: Part Two. DLC ini turut membawa 73 building piece Sardaukar, item dekoratif, senjata, dan emote baru.
Harga Filmic Archive ditetapkan USD9,99 atau sekitar Rp178.500 dan tersedia di seluruh platform.
Xbox Play Anywhere dan Diskon PC
Dune: Awakening juga tersedia melalui Xbox Game Pass. Anggota layanan tersebut mendapatkan opsi membeli Deluxe Edition atau Ultimate Edition dengan diskon 20 persen.Dukungan Xbox Play Anywhere memungkinkan progression tetap terbawa ketika pemain berpindah antara Xbox, Windows Store, ROG Xbox Ally, dan Xbox Cloud Gaming. Fitur cross-play antarplatform juga disebut akan hadir setelah peluncuran.
Sementara bagi pemain PC, Funcom memberikan diskon 50 persen di Steam hingga 8 Oktober, yang disebut sebagai diskon terbesar untuk game tersebut sejauh ini. Edisi fisik PlayStation 5 juga sudah tersedia di sejumlah pasar.
Dengan masuknya versi konsol, Dune: Awakening kini menawarkan jalur bermain yang lebih beragam: single-player penuh untuk pemain solo, PvE bagi mereka yang tidak ingin berhadapan dengan pemain lain, serta PvP opsional bagi pengguna yang menginginkan risiko dan hadiah lebih besar.