Mantan Teknisi NASA Ciptakan Desain Aneh Controller PS4 dan Xbox

Cahyandaru Kuncorojati 14 Juli 2018 12:14 WIB
nasa
Mantan Teknisi NASA Ciptakan Desain Aneh Controller PS4 dan Xbox
Desain mod stik MEGA-one. (Kickstarter)
Jakarta: Bagaimana jadinya apabila mantan teknisi badan antarika Amerika Serikat NASA ikut menciptakan controller PS4 dan Xbox One?

Dikutip dari IGN, Jake Middleton, mantan teknisi NASA selama 17 tahun meluncurkan proyek untuk menciptakan mod stik kontoler buatannya.

Mod controller buatannya yang diberi nama MEGA-one memiliki bentuk yang boleh dibilang aneh. Tidak mengubah bentuk stik PS4 dan Xbox One aslinya, melainkan hanya menambahkan sebuah perangkat mesin aneh di bagian bawahnya.


Berdasarkan penjelasan di halaman Kickstarter controller PS4 dan Xbox One akan terpasang dengan sebuah mesin motor yang saat diaktifkan dapat membuat getaran yang lebih kecang atau diklaim lebih terasa nyata saat bermain.



Seperti yang diketahui, baik stik kontroler PS4 dan Xbox One memiliki fitur bernama berupa getaran atau force feedback yang oleh Sony PlayStation dikenal sebagai Dual Shock. Getaran ini akan muncul sebagai efek dari game yang dimainkan, misalnya adegan tembak menembak atau saat mobil tabrakan.

Jadi nantinya controller akan dipasang dan terkunci di mod mesin tersebut dengan desainnya yang tergolong aneh. Middleton sendiri menyebutkan bahwa mod ini akan menggunakan material yang digunakan pada pesawat dan dilengkapi dengan tombol daya yang didesain seperti tombol pada pesawat jet.

Middleton memasang target penggalangan dana mencapai USD7.500 atau mencapai Rp107 juta untuk meproduksi mod MEGA-one. Bagi yang menyumbangkan dana sebesar USD98 atau Rp1,4 juta akan mendapatkan mod MEGA-one saja dan USD150 atau Rp2,1 juta akan mendapatkan mod sekaligus controller.





(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.