Call of Duty: Modern Warfare II.
Call of Duty: Modern Warfare II.

Review Game

Review Mode Campaign Call of Duty: Modern Warfare II

Mohammad Mamduh, Cahyandaru Kuncorojati • 09 November 2022 15:08
Jakarta: Meluncur sejak 28 Oktober lalu, Call of Duty: Modern Warfare II menjadi seri terbaru franchise unggulan Activision yang diharapkan menjawab rasa rindu para penggemar. Saya sendiri merupakan ‘pengikut’ setia Call of Duty: Modern Warfare, dan sudah familier dengan sepak terjang tim Captain Price, baik dari versi awal maupun remake. 
 
Versi awal memberikan kesan mendalam sangat mendalam, dan merupakan salah satu alasan gamer di seluruh dunia menantikan mode campaign di setiap seri Call of Duty. Medcom.id mendapat dukungan langsung dari Activision untuk mengulas secara mendalam. Cukup spesial, artikel review kali ini fokus pada mode campaign Call of Duty: Modern Warfare II. 
 
Melanjutkan timeline baru Modern Warfare, Task Force 141 pimpinan Price kembali menjadi ujung tombak berbagai misi kritis anti-terorisme di kancah global. Pada seri sebelumnya Anda dikenalkan pada Kate Laswell, agen CIA yang berperan penting dalam pengambilan keputusan Task Force 141.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Review Mode Campaign Call of Duty: Modern Warfare II
 
Kali ini, Jenderal Shepherd kembali muncul. Ia adalah sosok penting sekaligus kontroversial yang membuat kita sebagai gamer mempertanyakan setiap langkah yang diambilnya dalam menjaga keamanan dunia. 
 
Membicarakan Task Force 141 berarti tidak hanya membahas Captain Price. Simon “Ghost” Riley, adalah tokoh ikonik yang juga muncul di game ini. Tak tanggung-tanggung, pada awal permainan kamu langsung berperan sebagai Ghost, memulai misi pengintaian di wilayah Timur Tengah. 
 
Review Mode Campaign Call of Duty: Modern Warfare II
 
Satu hal yang menarik adalah kamu tak lagi fokus pada satu karakter dalam cerita, tak lagi selalu menjadi John “Soap” Mactavish, sehingga sudut pandang cerita dan eksekusi misi bisa lebih beragam. Selain Soap dan Gaz, kamu juga akan berkenalan dengan satu tokoh baru, Alejandro, anggota tim pasukan khusus Meksiko.
 
Sebagai pasukan khusus, Task Force 141 menjalankan misi dari berbagai belahan dunia. Meksiko menjadi wilayah pertempuran baru yang akan dipandu oleh Alejandro. Sebagai anggota pasukan khusus, kamu tidak selalu menyerang langsung di garis depan.
 
Misi senyap yang mengharuskan kamu tidak bertindak sembarangan juga tetap muncul. Bahkan, beberapa elemen yang cukup ikonik pada seri lama, kembali hadir, seperti misi kamuflase pada seri Call of Duty 4: Modern Warfare. Sayangnya, misi terasa kurang membuat kamu mengikuti instruksi komandan dan wilayah permainan cenderung lebih terbuka.
 
Review Mode Campaign Call of Duty: Modern Warfare II
 
Dari salah satu misi ikonik yang dihidupkan kembali ini, terlihat bahwa Call of Duty: Modern Warfare II mencoba mengajak pemain bernostalgia pada era kejayaan seri tersebut, ditambah dengan berbagai fitur baru yang mungkin menurut pihak developer membuat permainan menjadi lebih menarik. Hal ini ada benarnya, tetapi tidak sepenuhnya. 
 
Ada beberapa misi yang dirasa dramatis tetapi tidak seseru misi lainnya, karena rasanya kurang taktis dan frontal. Selain itu, elemen lainnya terkesan mengedepankan beberapa karakteristik pada mode Warzone ketimbang memperkaya dinamika pada mode Campaign. Salah satunya adalah kehadiran armor yang dirasa minimalis.
 
Review Mode Campaign Call of Duty: Modern Warfare II
 
Cerita memang selalu menjadi aspek paling penting di setiap mode Campaign. Call of Duty: Modern Warfare sesungguhnya dikenal sebagai seri game yang punya keunggulan dalam hal ini. Tampilan sinematik yang dibawakan sangat seru, dan memberikan pemain rasa penasaran dan tidak sabar untuk menjalankan misi. 
 
Selain itu, cerita yang hadir juga memberikan gambaran bahwa misi pasukan khusus selalu kompleks dan harus memastikan menjalankan protokol yang sesuai demi kesuksesan. Sayangnya, hal ini tidak dibarengi beberapa misi yang terkesan garing, dan kadang seperti dipaksakan.
 
Dari aspek mekanik, musuh yang dihadapi tak melulu punya daya tahan yang sama seperti manusia biasa. Beberapa musuh akan menggunakan body armor yang sangat kuat, dan akan menghabiskan banyak amunisi untuk senjata tertentu. Ini menuntut kamu untuk bermain lebih sabar dan menjalankan strategi yang lebih sistematis.
 
Ini mungkin hal yang biasa dan memberikan tingkat kesulitan yang lebih variatif saat menjadikannya mini boss. Sayangnya, kamu akan sangat sering menemuinya, dan tidak sebagai mini boss. Cukup melelahkan ketika mereka, yang bisa terdiri dari 6 orang ini, menjadi lawan bisa dalam satu misi. Padahal tingkat kesulitan yang saya pilih adalah Regular.
 
  Testbed PC Gaming Medcom.id
Prosesor  Intel Core i9-12900K
Motherboard  MSI MAG Z690 Tomahawk WiFi
VGA  Nvidia GeForce RTX 3070 Ti Reference
Cooler Noctua NH-U12A Chromax Black
Storage WD Black SN770 1TB
RAM Kingston Fury Renegade DDR5 RGB 32GB (2x16GB)
PSU  Corsair RM 850X
Monitor  ASUS TUF Gaming VG259QR, MSI Optix G241V
Mouse Logitech MX Master 3
Mousepad Logitech Desk Mat
Keyboard Logitech Keys
Headset Corsair HS70

Kualitas grafis dan tampilan visual dunia permainan pada Call of Duty: Modern Warfare II sangat memukau, dari hamparan gunung atau dataran rendah, hingga perkotaan yang menjadi medan tempur menyediakan detail objek yang baik. 
 
Ditambah dengan efek visual dari Radeon atau GeForce, nuansa pertempuran akan terlihat sangat menarik. Begitu juga saat menjalankan misi pada malam hari, sehingga membuat kamu menggunakan Night Vision. Setiap sudut wilayah juga terbuka aksesnya, sehingga pemain bisa bergerak lebih dinamis dalam mencari perlindungan atau mencapai titik tertentu.
 
Kesimpulan
Call of Duty: Modern Warfare II menyajikan gameplay yang seru, walau masih kalah seri pendahulunya. Namun, timeline cerita yang baru membuat penokohan tim Captain Price lebih menonjol.
 
Ditambah dengan kualitas visual yang apik, dua nilai tambah ini membuatnya harus dimiliki oleh penggemar atau pemain baru Call of Duty. Di sisi lain, berbagai aspek baru yang mungkin sebetulnya sudah menjadi kekurangan di seri lainnya, tetap saja ada.
 
PLATFORM: PS4/PS5, Xbox Series X/S, Xbox One, PC (Windows)
DEVELOPER: Infinity Ward
PUBLISHER: Activision
RILIS: 27 Oktober 2022
GENRE:  First-person Shooter
 
9
Call of Duty: Modern Warfare II
Plus
  • Visual keren
  • Cerita masih seru
  • Lebih taktis
Minus
  • Tingkat kesulitan bisa berubah drastis
  • Ada elemen gameplay yang dipaksakan

 
 
(MMI)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif