Riftstorm.
Riftstorm.

Riftstorm Rilis di Steam, Game Buatan Indonesia Usung Genre Co-op Looter-Shooter

Cahyandaru Kuncorojati • 12 Agustus 2026 17:29
Ringkasnya gini..
  • Riftstorm resmi meluncur di Steam Early Access pada 11 Agustus 2026 setelah dikembangkan hampir lima tahun.
  • Game buatan Indonesia ini mengusung genre co-op PvE looter-shooter dengan mode solo atau tim hingga tiga pemain.
  • Riftstorm membutuhkan RAM minimal 12 GB, GTX 1050, dan ruang penyimpanan 8 GB di PC.
Jakarta: Game buatan Indonesia Riftstorm akhirnya memasuki tahap yang bisa dimainkan publik secara global. 
 
Dikembangkan oleh Confiction Labs bersama Agate, game ini resmi tersedia di Steam melalui skema Early Access sejak 11 Agustus 2026, setelah melewati proses produksi selama hampir lima tahun.
 
Riftstorm hadir sebagai co-op PvE looter-shooter dengan latar dunia yang dipenuhi mitos, monster, dan fenomena supernatural. 

Pemain berperan sebagai Weaver yang menjalankan misi menghadapi berbagai ancaman dari Rift, mengumpulkan perlengkapan, membangun karakter, lalu keluar dari misi untuk membawa hasil yang diperoleh. Steam mencatat game ini dapat dimainkan sendirian atau bersama maksimal dua pemain lain.  

Hampir Lima Tahun Dikembangkan

Perjalanan Riftstorm menuju Early Access terbilang panjang. Produksinya melibatkan lebih dari 120 talenta Indonesia dari berbagai tahap pengembangan.
 
Proses tersebut tidak berjalan dengan formula yang langsung jadi. Tim pengembang melakukan berbagai pengujian terhadap ide, konsep, dan mekanisme permainan sebelum menentukan bentuk Riftstorm yang akhirnya diperkenalkan kepada pemain.
 
Agate juga menyebut proyek ini mempertemukan talenta pengembang dari Bandung dengan profesional Indonesia yang bekerja di berbagai negara. Sejumlah anggota tim bahkan memiliki pengalaman mengerjakan waralaba internasional seperti Dynasty Warriors, Magic: The Gathering, Warhammer, Yu-Gi-Oh!, SMITE, dan Samurai Warriors.
 
"Riftstorm memberikan kesempatan langka untuk menyatukan developer berbakat di Bandung dengan profesional diaspora Indonesia di berbagai negara dalam satu proyek besar dan menantang," kata CEO Agate, Shieny Aprilia, melalui informasi yang dibagikan.
 

Pernah Diuji Ribuan Pemain dari Berbagai Negara

Sebelum tersedia sebagai Early Access, Riftstorm telah melewati beberapa fase pengujian publik.
 
Pada public pre-alpha pertama, lebih dari 5.000 pemain mencoba game tersebut dengan rata-rata waktu bermain 1 jam 39 menit. Bahkan, ada pemain yang menghabiskan lebih dari 50 jam dalam fase pengujian tersebut.
 
Jumlah partisipan kemudian meningkat pada public pre-alpha kedua. Lebih dari 22.000 pemain dari 110 negara tercatat mencoba Riftstorm dengan total waktu bermain melampaui 22.000 jam.
 
Riftstorm juga mencatat pencapaian di Steam ketika public alpha digelar pada Oktober 2024. Game tersebut sempat berada di posisi #1 Global Trending Free Steam selama tiga hari berturut-turut pada 19-21 Oktober 2024.
 
Performa tersebut berlanjut ketika Riftstorm mengikuti Steam Next Fest pada Juni 2025. Demonya masuk daftar 50 demo yang paling banyak dimainkan dari lebih dari 2.600 demo yang berpartisipasi.
 

 

Seperti Apa Gameplay Riftstorm?

Di Steam, Riftstorm dikategorikan sebagai game aksi dan RPG dengan elemen PvE co-op, looter-shooter, extraction shooter, roguelite, twin-stick shooter, hingga top-down shooter. Game ini juga mendukung permainan solo dan co-op online.
 
Konsep utamanya menempatkan pemain sebagai Weaver yang menjalankan misi untuk menghadapi gerombolan musuh dan ancaman Mythic. Pemain kemudian dapat mengumpulkan senjata serta sumber daya sebelum melakukan ekstraksi.
 
Salah satu sistem pentingnya adalah Lythograms. Steam menyebut tersedia lebih dari 100 power-up yang dapat dikombinasikan untuk membentuk gaya bermain berbeda dalam setiap misi.
 
Pada peluncuran Early Access, tersedia lima karakter yang disebut Weaver, yaitu Rook, Starling, Hertz, Botsy, dan Thistle. Game juga sudah memiliki campaign pengenalan, misi dengan elemen yang dikurasi dan dibuat secara prosedural, serta sistem Threat Level.
 

Spesifikasi PC untuk Main Riftstorm

Buat gamer PC yang ingin mencoba Riftstorm, kebutuhan perangkat kerasnya tergolong masih berada di kelas menengah.
 
Spesifikasi minimum Riftstorm:
  • OS Windows 10/11 64-bit
  • Prosesor Intel Core i3 generasi ke-8
  • RAM 12 GB
  • GPU Nvidia GeForce GTX 1050
  • Penyimpanan 8 GB
  • SSD direkomendasikan

Sementara itu, spesifikasi rekomendasi Riftstorm mencakup:
  • OS Windows 10/11 64-bit
  • Prosesor Intel Core i3 generasi ke-10
  • RAM 16 GB
  • GPU Nvidia GeForce GTX 3050
  • Penyimpanan 8 GB
  • SSD direkomendasikan

Riftstorm juga menyediakan antarmuka bahasa Indonesia, selain sejumlah bahasa lain. Steam mencatat game ini membutuhkan koneksi internet untuk dimainkan.
 
Status Early Access menjadi hal penting yang perlu diketahui sebelum membeli dan memainkan Riftstorm. Versi yang tersedia saat ini masih terus dikembangkan, sehingga sistem permainan, keseimbangan karakter, progres, performa, hingga konten dapat berubah.
 
Confiction Labs dan Agate memperkirakan fase Early Access berlangsung sekitar 18-24 bulan, meski durasi tersebut dapat berubah mengikuti perkembangan produksi dan masukan pemain.
 
Pengembang juga telah menyiapkan sejumlah rencana untuk pengembangan versi penuh, termasuk karakter Weaver tambahan, senjata baru, musuh Mythic, sistem progres yang lebih dalam, misi dan event tambahan, integrasi narasi, sistem kosmetik, hingga mode endgame Threat.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA