Game yang pertama kali dikembangkan oleh Volition dan dirilis pada 2011 ini mengajak pemain memimpin geng eksentrik untuk menguasai kota Steelport. Saat debutnya, game ini sukses meraih skor 84 di Metacritic sebelum akhirnya menerima versi remastered garapan Sperasoft sembilan tahun kemudian.
Fitur Lengkap dan Dukungan Kontroler
Versi mobile Saints Row: The Third Remastered akan hadir secara penuh (content-complete). Paket penjualan tidak hanya mencakup permainan utama, tetapi juga seluruh konten tambahan (DLC) seperti ekspansi cerita Gangstas in Space dan The Trouble with Clones, serta lebih dari 30 senjata, kendaraan, dan opsi kustomisasi. Seluruh mode permainan utama juga mendukung fitur koperatif (co-op) secara daring.
Secara bawaan, permainan menyediakan navigasi layar sentuh yang intuitif. Namun, pengguna yang menginginkan pengalaman bermain layaknya konsol atau PC dapat memanfaatkan fitur dukungan gamepad, serta kombinasi tetikus (mouse) dan papan ketik (keyboard). Saints Row: The Third Remastered di Android dan iOS dipasarkan dengan harga USD19,99 (sekitar Rp310 ribu).
Digarap Studio Porting Berpengalaman
Pengembangan porting Saints Row: The Third ke platform mobile dipercayakan kepada Feral Interactive. Didirikan pada 1996, Feral Interactive memiliki rekam jejak panjang dalam memboyong game kelas atas ke berbagai sistem operasi, berawal dari porting ratusan judul game ke macOS seperti seri LEGO, Tomb Raider, XCOM, hingga Total War.
Feral Interactive kemudian memperluas jangkauannya ke platform iPadOS, iOS, dan Android. Beberapa judul game besar yang sukses mereka hadirkan untuk perangkat mobile di antaranya Rome: Total War, Grid Autosport, Company of Heroes, XCOM 2, hingga Hitman: Blood Money.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)