​Dikembangkan oleh Team APOCA, game ini baru saja membagikan update terbaru mengenai mekanik permainan dan rencana perilisannya di platform Steam. Meski masih dalam tahap pengembangan, respons komunitas terbilang positif dan antusiasme mulai terlihat dari meningkatnya minat pemain.
Dunia Pasca-Kiamat yang Luas
The Apocalypse menghadirkan dunia terbuka dengan beragam bioma. Pemain dapat menjelajahi gurun tandus, hutan lebat, hingga reruntuhan kota yang terdampak radiasi. Setiap wilayah memiliki tantangan berbeda, baik dari sisi lingkungan maupun ancaman musuh seperti zombi dan makhluk mutan.
Sistem permainan menuntut pemain untuk cermat dalam mengelola sumber daya. Beberapa indikator penting yang harus diperhatikan antara lain:
-Kelaparan dan kehausan, yang mengharuskan pemain mencari makanan serta sumber air bersih.
- Radiasi, di mana area tertentu membutuhkan perlengkapan khusus agar karakter tetap bertahan.
- Scavenging, yakni mengumpulkan sisa-sisa peradaban untuk merakit berbagai perlengkapan, mulai dari senjata sederhana hingga persenjataan berat.
Sistem Konstruksi dan Kendaraan
Fitur konstruksi menjadi salah satu daya tarik utama. Pemain dapat membangun markas sebagai tempat berlindung sekaligus pertahanan dari serangan musuh. Sistem ini memberi kebebasan dalam merancang struktur sesuai kebutuhan.
Selain bangunan, pemain juga dapat merakit dan memodifikasi kendaraan darat, laut, hingga udara. Kehadiran kendaraan menjadi elemen penting untuk menjelajahi peta yang luas serta mempercepat mobilitas di wilayah berbahaya.
Mode Bermain Solo dan Multipemain
The Apocalypse mendukung mode solo bagi pemain yang ingin menjajal tantangan sendirian. Sementara itu, mode online co-op memungkinkan kerja sama dengan pemain lain untuk berbagi tugas, seperti membangun markas atau mencari suplai.
Bagi yang menginginkan tantangan lebih kompetitif, tersedia pula mode PvP. Dalam mode ini, ancaman tidak hanya datang dari zombi atau mutan, tetapi juga dari pemain lain yang berusaha merebut sumber daya.
Rencana Rilis
The Apocalypse dijadwalkan memasuki tahap Steam Early Access pada 2026. Masa Early Access diperkirakan berlangsung sekitar enam hingga dua belas bulan, selama pengembang mengumpulkan masukan dari pemain sebelum merilis versi penuh.
Selain itu, Team APOCA juga merencanakan dukungan mod di masa mendatang. Fitur ini diharapkan dapat memperluas variasi konten sekaligus memberi ruang bagi komunitas untuk berkontribusi dalam pengembangan game.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News